Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 15:00 WIB

Rian Fahardhi Bahas Makna Kesuksesan dan Tekanan Jadi Content Creator di IPK 2025

Rian Fahardhi Bahas Makna Kesuksesan dan Tekanan Jadi Content Creator di IPK 2025Rian Fahardhi dalam acara IPK 2025 di UNS (YouTube/INDOZONE)

INDOZONE.ID - Rian Fahardhi, Founder Distrik Berisik & Sekolah Tanah Air membahas mengenai makna kesuksesan dan tekanan jadi content creator di acara Indonesia Punya Kamu (IPK) yang kali ini berlangsung di Auditorium G.P.H Haryo Mataram, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (13/11/2025). 

Dalam sesi talkshow "Masa Depanmu Penting", Rian yang juga dikenal sebagai Presiden Gen Z bercerita soal perjalanan hidupnya, refleksi tentang kesuksesan, hingga pesan untuk para anak muda yang ingin meniti karier di dunia digital.

Baca juga: Dukungan PNM untuk Anak Muda di IPK 2025, Bukti Nyata Misi Pemberdayaan Berkelanjutan

Dari Sulawesi ke Jakarta

Rian Fahardhi Bahas Makna Kesuksesan dan Tekanan Jadi Content Creator di IPK 2025Indonesia Punya Kamu (IPK) di UNS (YouTube/INDOZONE)

Ria membuka ceritanya dengan kisah sederhana. Ia lahir dan besar di Sulawesi, jauh dari pusat kota. Merantau ke Jakarta dengan tujuan besar, yakni untuk sukses dan bisa memahami makna hidup dan pencapaian sejati.

"Banyak teman-teman content creator itu awalnya gak sengaja jadi creator. Begitu juga aku. Jadi kalau ditanya apa yang bikin aku bisa sampai di titik ini, jawabannya bukan algoritma TikTok, tapi algoritma Tuhan," ujar Rian Fahardhi di UNS, Kamis (13/11/2025).

Menurutnya, dunia kreator memang luar biasa berkembang, tapi saat ini mengalami kejenuhan.

"Kita kelebihan creator of content, tapi kekurangan creator of meaning. Banyak yang bikin konten, tapi sedikit yang memberi makna," ungkapnya.

Dia menegaskan, content creator hanyalah alat, bukan tujuan akhir. Ia justru menggunakan konten sebagai sarana untuk mewujudkan mimpinya menjadi jurnalis seperti Najwa Shihab. 

"Aku bangun jalanku sendiri. Aku bikin narasi dan positioning yang sesuai, sampai akhirnya bisa sepanggung dengan Mba Najwa," katanya.

Bagi Rian, kesuksesan bukan soal pencapaian, tapi tentang becoming, proses menjadi seseorang yang bermakna. 

"Perjalanan hidup bukan tentang seberapa cepat kita mencapai sesuatu, tapi bagaimana kita menjadi diri sendiri," ujarnya.

Melatih Diri Lewat Situasi yang Memaksa

Menariknya, Rian mengaku dulu adalah anak yang pemalu dan bahkan sempat divonis gagap saat SD. Namun, hal itu tak menghentikannya untuk berkembang.

"Duku aku takut ngomong di depan orang. Tapi aku sadar kalau ingin berubah, aku harus memaksa diri muncul di situasi yang bikin gak nyaman," kenangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rian Fahardhi Bahas Makna Kesuksesan dan Tekanan Jadi Content Creator di IPK 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!