Ilustrasi mata perih ketika mengupas bawang (Pexels/Mali maeder)
INDOZONE.ID - Pernah nggak Kamu heran sendiri, cuma lagi potong bawang, tapi tiba-tiba mata berair?
Sebenarnya, air mata waktu potong bawang itu nggak sembarangan, ada reaksi kimia super menarik yang terjadi di baliknya.
Yuk, kita bongkar fakta sainsnya!
Saat Kamu mencincang bawang, sel-selnya pecah. Di dalam sel bawang ada enzim bernama alliinase dan senyawa bernama cysteine sulfoxides.
Baca juga: 111 Caption tentang Paris dalam Bahasa Inggris, Aesthetic!
Begitu sel pecah, enzim dan senyawa ini bisa bertemu dan bereaksi satu sama lain.
Reaksi antara alliinase dan cysteine sulfoxides ini menghasilkan asam sulfenik, yaitu senyawa yang cukup tidak stabil dan cepat bereaksi lebih lanjut.
Enzim lain bernama lachrymatory factor synthase mengubah asam sulfenik menjadi gas bernama syn-propanethial-S-oxide.
Gas ini mudah menguap, jadi naik dari papan potong ke mata Kamu dan bikin mata berair.
Di permukaan mata, ada lapisan air. Saat gas syn-propanethial-S-oxide mendarat, ia bereaksi dengan air dan membentuk sedikit asam sulfat yang sangat encer.
Baca juga: 111 Caption Bahasa Inggris tentang Perpustakaan, Aesthetic!
Asam ini yang membuat mata terasa pedih. Tubuh lalu merespon dengan memproduksi air mata lewat tear reflex untuk membersihkan zat iritan tersebut.
Ternyata, reaksi ini bukan kesalahan bawang, tapi mekanisme pertahanan alami.
Bawang berevolusi menyimpan senyawa sulfur supaya ketika ada hewan atau manusia yang mencoba merusak selnya, bawang bisa “melawan balik” dengan melepaskan gas iritan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber