ILustrasi kecanduan medsos (freepik).
INDOZONE.ID - Pernah sadar tiba-tiba sudah satu jam scroll TikTok tanpa tujuan? Atau merasa gelisah begitu mendengar notifikasi?
Kalau iya, mungkin tubuh dan pikiranmu sedang butuh jeda dari layar — atau yang dikenal sebagai digital detox.
Digital detox adalah istirahat terencana dari gadget seperti smartphone, laptop, TV, atau media sosial.
Tujuannya bukan menjauh dari teknologi, tetapi mengembalikan fokus ke hidup nyata agar pikiran lebih tenang dan tidak terbebani.
Salah satu bentuk paling populer adalah social media detox.
Baca juga: 35 Caption Musim Dingin Aesthetic dalam Bahasa Inggris
Banyak orang mencoba berhenti sementara dari Instagram, TikTok, atau platform lainnya, dan hasilnya cukup signifikan: tidur lebih nyenyak, produktivitas meningkat, mood lebih stabil, hingga kecemasan menurun.
Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa membatasi media sosial hingga 30 menit per hari dapat membantu meningkatkan kesehatan mental.
Digital detox tidak harus ekstrem. Kamu bisa memulainya dari langkah sederhana seperti:
Baca juga: Ngeyel Saat Ketahuan Lawan Arah, Polisi Angkat Ban Depan Motor Pengendara Pria Ini
Media sosial memang dirancang agar kita terus kembali. Notifikasi, like, dan komentar memicu dopamin yang membuat otak merasa senang dan ketagihan.
Namun, di sisi lain, penggunaan berlebihan dapat memicu kecemasan, FOMO, gangguan tidur, hingga menurunkan rasa percaya diri karena terus membandingkan diri dengan standar yang tidak realistis.
Jika Kamu mulai merasa sulit lepas dari layar, itu tanda tubuhmu butuh istirahat.
Baca juga: Haru, Ibu Ini Bagikan Rekaman CCTV yang Menampilkan Aktivitas Terakhir Anaknya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cnet