Aktivis hewan turun ke CFD (Handout)
INDOZONE.ID — Para aktivis hewan menggunakan Car Free Day (CFD) di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, sebagai ajang untuk berinteraksi langsung dengan publik mengenai realitas komitmen bebas sangkar (cage-free) perusahaan di Indonesia.
Para aktivis dari Act for Farmed Animals (AFFA), koalisi perlindungan hewan dari Animal Friends Jogja dan Sinergia Animal International, mendesak enam perusahaan untuk segera memenuhi komitmen mereka menggunakan 100% telur bebas sangkar paling lambat pada tenggat waktu yang ditetapkan tahun ini.
Mereka mengajak masyarakat yang melintas untuk berpartisipasi dalam kampanye online.
12 aktivis beraksi menggunakan beberapa alat peraga, salah satunya adalah sejumlah kandang kawat berwarna kuning. Setiap kandang memuat nama keenam perusahaan, sebagai sarana bagi pengunjung untuk ikut mendesak perusahaan dengan menandatangani petisi. Dengan wajah yang dicat menyerupai ayam, mereka juga membawa poster “Bantu Hewan Sekarang!” dan menyebarkan selebaran kepada pengunjung.
Selebaran ini bertujuan untuk mengedukasi publik mengenai pentingnya akuntabilitas dan transparansi dari enam perusahaan terkait komitmen bebas sangkar yang telah mereka janjikan.
Progres komitmen telur bebas sangkar dari perusahaan-perusahaan besar masih menunjukkan disparitas, terutama dalam transparansi data untuk wilayah Asia. IKEA global mengklaim telah mencapai 100% komitmen bebas sangkar, namun tidak tersedia informasi terkait pengimplementasiannya di Asia.
Kondisi serupa terlihat pada Inspire Brands (Dunkin’) Global yang menyatakan telah mencapai progres 30%, tetapi tidak menyediakan data untuk wilayah Asia.
Sementara itu, Autogrill Global sama sekali tidak memiliki data progres secara global, dengan kemajuan di Asia baru mencapai 15%. Marriott, mencatatkan komitmen global sebesar 42,04%, namun belum ada kejelasan mengenai suplainya di Asia.
Sedangkan Radisson mencatat 29% untuk wilayah Eropa, 22% untuk wilayah Afrika dan Timur tengah, serta 22% untuk wilayah Asia. Sedangkan Millennium Hotels tidak memiliki data sama sekali terkait komitmennya.
“Enam perusahaan raksasa ini tidak memiliki alasan untuk menunda komitmen yang lebih ramah hewan. Komitmen yang tertulis hanyalah janji kosong tanpa implementasi yang jelas. Kami menginginkan transparansi dan tanggung jawab karena tenggat waktu transisi tahun 2025 sudah hampir habis.
Saatnya mengurangi penderitaan hewan, dimulai dari langkah termudah, yaitu menepati janji 100% bebas sangkar.” ujar Elfha Shavira, Pimpinan Kampanye di Act for Farmed Animals.
Dalam sistem peternakan telur konvensional, ayam dikurung di kandang sangkar yang tak lebih luas dari selembar kertas A4 sepanjang hidupnya dan tak bisa melakukan perilaku alamiahnya seperti merentangkan sayap, mandi debu atau bertengger.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release