INDOZONE.ID - Kepedulian terhadap sesama manusia kembali ditunjukkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melalui program pembangunan hunian tetap bagi para korban banjir bandang dan longsor di Sumatera.
Bantuan ini menjadi harapan baru bagi ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam. Uniknya, program ini Mengedepankan nilai kemanusiaan dan diberikan tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Upaya ini diharapkan dapat membantu para penyintas bangkit dan memulai kembali kehidupan yang lebih layak dan aman.
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia merencanakan pembangunan sebanyak 2.500 unit hunian tetap yang tersebar di tiga provinsi. Rinciannya, sebanyak 1.000 unit akan dibangun di Aceh, 1.000 unit di Sumatera Utara, dan 500 unit di Sumatera Barat.
Baca juga: Mengharukan, Relawan Bencana Ini Bertemu Dua Anak yang Bawa Foto Almarhum Ayahnya
Setiap hunian dirancang untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para korban bencana.
Hingga saat ini, yayasan terus menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan lokasi pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Langkah ini dilakukan agar proses pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Tahap awal pembangunan hunian tetap akan dimulai melalui kegiatan groundbreaking yang dijadwalkan pada akhir Desember 2025. Tiga lokasi yang telah dipastikan sebagai titik awal pembangunan adalah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga.
Momentum ini menjadi simbol dimulainya proses pemulihan bagi para korban bencana di wilayah tersebut.
Baca juga: Kisah Mengharukan Brimob yang Evakuasi Sendiri Jenazah Ibunya Korban Banjir Sumatera
Lebih dari itu, melalui program ini, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berharap dapat menghadirkan tempat tinggal yang layak sekaligus menumbuhkan kembali harapan bagi para korban bencana.
Hal tersebut mengundang komentar terharu dari para warga internet Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/Faktaindo