Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 05 JANUARI 2026 • 22:49 WIB

Doa Mandi Wajib Pria Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Rukun Sesuai Sunnah

Doa Mandi Wajib Pria Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Rukun Sesuai SunnahIlustrasi close-up shower head dengan air mengalir deras.

INDOZONE.ID - Dalam ajaran Islam, kebersihan bukan sekadar menyangkut aspek fisik semata, melainkan fondasi utama dari sahnya sebuah ibadah. Bayangkan sebuah kunci; jika kunci tersebut rusak atau tidak sesuai, maka pintu tidak akan pernah terbuka.

Demikian pula dengan shalat dan ibadah lainnya, kuncinya adalah kesucian diri dari hadas, baik hadas kecil maupun hadas besar. 

Bagi seorang pria Muslim, memahami doa mandi wajib pria serta tata caranya yang benar adalah pengetahuan fundamental yang tidak boleh diabaikan.

Kesalahan dalam pelaksanaannya dapat berakibat fatal, yakni tidak sahnya ibadah yang dilakukan setelahnya.

Artikel ini akan mengupas tuntas panduan mandi junub mulai dari dalil, niat, rukun, hingga sunnah-sunnah yang sering terlewatkan, sebagai referensi terlengkap bagi Anda.

Hakikat Mandi Wajib dan Hadas Besar

Mandi wajib, atau dalam istilah fiqih dikenal sebagai Ghusl, adalah proses meratakan air ke seluruh tubuh dengan niat tertentu untuk menghilangkan hadas besar. Berbeda dengan mandi biasa yang bertujuan untuk menyegarkan badan atau membersihkan kotoran, mandi wajib memiliki dimensi spiritual yang mengikat.

Seorang pria dikatakan dalam kondisi berhadas besar atau junub apabila mengalami salah satu dari kondisi berikut:

  1. Keluarnya Mani baik secara sengaja (masturbasi/hubungan suami istri) maupun tidak sengaja (mimpi basah), dan baik disertai rasa nikmat maupun tidak.
  2. Hubungan Suami Istri (Jimak), bertemunya dua alat kelamin (masuknya hasyafah ke dalam farji), meskipun tidak sampai keluar mani.

Memahami penyebab ini krusial agar seorang Muslim tahu kapan kewajiban ini jatuh kepadanya.

Landasan Hukum: Dalil Al-Qur’an dan Hadits

Kewajiban mandi besar ini bukanlah ijtihad semata, melainkan perintah langsung dari Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dalil Al-Qur’an: Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 6:

    "...Dan jika kamu junub, maka mandilah..." (QS. Al-Maidah: 6)

Serta dalam Surah An-Nisa ayat 43:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا

    "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi." (QS. An-Nisa: 43)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Doa Mandi Wajib Pria Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Rukun Sesuai Sunnah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!