Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 08 JANUARI 2026 • 15:20 WIB

Apa Bedanya Frugal Living dan Slow Living? Berikut Penjelasan Detailnya

Apa Bedanya Frugal Living dan Slow Living? Berikut Penjelasan DetailnyaIlustrasi slow living. (Freepik)

INDOZONE.ID - Istilah frugal living dan slow living masih jadi perbincangan banyak orang, gak sedikit juga yang masih bingung apa perbedaannya. Keduanya adalah cara menjalani hidup, namun masing-masing punya karakteristik dan keuntungannya. 

Apa itu Frugal Living?

Frugal living merupakan gaya hidup dengan menekankan pada pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan hemat. Tujuan gaya hidup ini untuk mengurangi pengeluaran yang membuat pemborosan, jadi lebih membeli barang-barang yang dibutuhkan.

Baca juga: Apa Itu Slow Living? Ini Cara Menerapkannya Biar Hidup Nggak Terburu-buru

Gaya frugal living adalah hasil dari perubahan budaya dan kesadaran kolektif mengenai keuangan serta pengelolaan sumber daya. Akan tetapi, prinsip gaya hidup seperti ini sudah ada sejak lama di berbagai masyarakat dunia.

Konsep hidup ini berkembang sejak masa The Great Depression di Amerika Serikat tahun 1929-1939. Kondisi ekonomi sulit membuat banyak orang harus menghindari pemborosan. 

Selain itu, frugal living semakin berkembang karena kesadaran terhadap perubahan iklim. Banyak orang menerapkan gaya ini karena bagian dari mengurangi dampak lingkungan, seperti mengurangi konsumsi plastik, mendaur ulang, hingga mendukung produk lokal.

Baca juga: 6 Model Rambut Pria Terbaru 2026 yang Keren dan Stylish

Prinsip Frugal Living

Konsep frugal living ini memiliki berbagai prinsip, dengan prinsip utama adalah membeli barang yang memang diperlukan, bukan sekadar yang diinginkan. Jadi kamu harus teliti pada barang-barang tersebut, dan tidak bisa diabaikan.

Prinsip selanjutnya yaitu untuk menghindari pemborosan, dengan tidak membeli barang mewah yang bisa menghabiskan uang. Orang-orang frugal living ini sangat mempertimbangkan nilai dari setiap barang yang dibeli.

Ketiga, memilih yang lebih murah tanpa mengorbankan kualitas. Misalnya, memanfaatkan diskon dengan cara membandingkan harga sebelumnya.

Keempat adalah dengan memperbaiki kebiasaan finansial. Cara hidup ini tak hanya pada aspek pengeluaran, tapi juga mengelola keuangan seperti menabung dan investasi.

Baca juga: Kurir Paket Dimintai Uang Jajan Anak-Anak Kompleks, Sang Ayah Kembalikan Uang dengan Tip Nominal Besar

Apa itu Slow Living?

Berbeda dari frugal living yang mengedepankan pengelolaan pengeluaran, slow living merupakan pola pikir dengan menyusun hidup agar lebih bermakna. Dengan slow living, kamu bisa menghargai apapun dalam hidup.

Selain itu, konsep ini mengedepankan untuk menjalani kehidupan hari ini tanpa harus mengkhawatirkan yang terjadi di masa depan. Gaya hidup ini berjalan lebih lambat, tapi dinilai baik untuk kesehatan mental.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Alodokter.com, Prudential.co.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa Bedanya Frugal Living dan Slow Living? Berikut Penjelasan Detailnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!