Ilustrasi love boombing (Freepik)
INDOZONE.ID - Mengenali tanda orang love bombing sejak dini sangatlah penting agar kamu tidak terjebak dalam ilusi romansa yang semu.
Jadi pada dasarnya love bombing adalah bentuk pelecehan (abuse) psikologis dan emosional yang seseorang berikan secara berlebihan, sebagai upaya memanipulasi kamu untuk menjalin hubungan dengannya.
Nah, dampaknya itu bisa menciptakan ketergantungan emosional yang kuat, sehingga korban merasa sulit untuk meninggalkan hubungan meski sudah terjadi kekerasan.
Melihat dampaknya yang terlalu berbahaya, sebaiknya kamu mengenali tanda love bombing agar kamu bisa menghindari:
Salah satu tanda orang love bombing terlihat dari pola komunikasi yang cenderung satu arah dan berpusat pada dirinya sendiri.
Biasanya, pelaku lebih sering membicarakan perasaan, kebutuhan, dan pencapaiannya tanpa benar-benar mendengarkanmu.
Lama-kelamaan, kamu bisa merasa diabaikan atau tidak dianggap penting dalam hubungan. Pola ini berbahaya karena bisa menjadi pintu masuk untuk mengontrol dan memanipulasi perasaanmu.
Menerima hadiah memang menyenangkan, tetapi tanda orang love bombing bisa muncul saat pemberian hadiah terasa terlalu sering dan berlebihan sejak awal.
Baca juga: Sering Dianggap Tanda Sayang, Love Bombing Ternyata Justru Dapat Hadirkan Bahaya
Pelaku biasanya tidak nyaman jika hadiahnya ditolak dan membuatmu merasa berutang budi. Hadiah ini bukan sekadar bentuk perhatian, melainkan alat untuk menciptakan ketergantungan emosional.
Pujian berlebihan di awal hubungan juga menjadi tanda orang love bombing yang kerap disalahartikan sebagai romantis.
Ucapan seperti “kamu satu-satunya” atau “aku nggak bisa hidup tanpa kamu” sering terdengar manis, tapi patut diwaspadai jika muncul terlalu cepat.
Pujian semacam ini bisa membuatmu merasa spesial secara instan. Namun di balik itu, ada risiko kamu menjadi terikat secara emosional sebelum benar-benar mengenal orang tersebut.
Keinginan untuk selalu diperhatikan bisa menjadi tanda orang love bombing yang cukup jelas. Pelaku sering merasa tidak terima saat kamu sibuk atau ingin punya waktu sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siloam Hospitals