Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 18 JANUARI 2026 • 17:14 WIB

Pengertian, Tugas dan Keutamaan Muadzin dalam Islam

Pengertian, Tugas dan Keutamaan Muadzin dalam IslamIlustrasi muadzin. (Freepik/garakta_studio)

INDOZONE.ID - Dalam sehari kita mendengar lima kali adzan berkumandang dari masjid. Di balik panggilan salat yang kita dengar selama ini, ada sosok muadzin yang menjalankan tugasnya dengan amanah.

Muadzin bukan sekadar menjalankan rutinitas harian sebagai pengumandang adzan. Mereka telah menjadi bagian dari syiar Islam sejak zaman Rasulullah SAW.

Pengertian Muadzin

Dilansir Wikipedia, Muadzin adalah individu atau beberapa orang terpilih di masjid yang bertugas untuk mengumandangkan adzan dan iqamah.

Baca juga: 5 Keutamaan Salat Tahajud yang Belum Banyak Diketahui Gen Z, Apa Saja?

Selain mengumandangkan adzan, mereka juga bertugas mengumandangkan takbir hari raya di malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Karena sebagai pengingat bagi umat Islam untuk melaksanakan salat, hendaklah seorang muadzin bersuara merdu dan lantang.

Tugas dan Peran Muadzin di Masjid

Tak hanya mengumandangkan adzan dan takbir saat hari raya, muadzin juga berperan menjaga ketertiban waktu ibadah, membantu imam dalam persiapan salat berjamaah dan menunjukkan sikap disiplin di lingkungan masjid.

Muadzin juga kadang-kadang menjadi penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Beda Muadzin dan Bilal

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah "Bilal" untuk menyebut muadzin. Namun sebenarnya kedua istilah itu memiliki perbedaan.

Kalau Muadzin itu sebutan umum bagi siapa saja yang mengumandangkan adzan. Sedangkan Bilal merujuk pada Bilal bin Rabah, sahabat Nabi Muhammad yang dikenal sebagai muadzin pertama dalam sejarah Islam.

Karena memiliki suara yang merdu dan iman yang teguh, namanya pun jadi istilah populer di Indonesia untuk menyebut petugas adzan.

Keutamaan Seorang Muadzin

Menjadi seorang muadzin memiliki keutamaan besar dalam agama Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa muadzin akan mendapat pahala yang besar dan dosanya diampuni sejauh suara adzannya terdengar.

Baca juga: Cara Bayar Hutang Salat dan Puasa Orang Tua yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Dalam hadis lain disebutkan, para muadzin akan memiliki leher yang paling panjang di hari kiamat (HR Muslim). Ini merupakan kiasan mengenai kemuliaan dan kehormatan yang Allah berikan kepada mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Nu Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pengertian, Tugas dan Keutamaan Muadzin dalam Islam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!