INDOZONE.ID - Sanitasi merupakan salah satu fondasi penting dalam kehidupan manusia yang sering dianggap sepele, padahal perannya sangat krusial dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Banyak penyakit menular, mulai dari diare hingga infeksi saluran pernapasan, kerap berawal dari sanitasi lingkungan yang buruk. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sanitasi, dan mengapa sanitasi menjadi kunci utama hidup sehat di masyarakat modern?
Artikel ini akan membahas secara komprehensif pengertian sanitasi, fasilitas dan praktiknya, perbedaannya dengan hygiene, hingga dampaknya bagi kesehatan manusia dan lingkungan, secara netral, historis, dan edukatif.
Secara umum, sanitasi adalah upaya untuk menciptakan dan menjaga kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan layak bagi kehidupan manusia, guna mencegah timbulnya penyakit.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sanitasi diartikan sebagai usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang memengaruhi derajat kesehatan manusia.
Sementara itu, World Health Organization (WHO) mendefinisikan sanitasi sebagai:
“Sanitation refers to the provision of facilities and services for the safe disposal of human urine and feces, as well as the maintenance of hygienic conditions.”
Dalam konteks kesehatan masyarakat, sanitasi tidak hanya berkaitan dengan toilet, tetapi juga mencakup pengelolaan air bersih, limbah, sampah, dan kebersihan lingkungan secara menyeluruh.
Baca juga: Cegah Stunting Harus dari Hulu ke Hilir, Wajib Penuhi Gizi Anak hingga Sanitasi Bersih
Tujuan utama sanitasi adalah mencegah penyebaran penyakit dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, lebih dari 80 persen penyakit menular di negara berkembang berkaitan langsung dengan sanitasi dan air bersih yang tidak memadai.
Fasilitas sanitasi merupakan sarana pendukung utama dalam penerapan sanitasi. Beberapa fasilitas sanitasi yang umum meliputi:
Fasilitas ini harus dirancang, digunakan, dan dirawat dengan baik agar berfungsi optimal dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Berikut lima contoh praktik sanitasi yang mudah diterapkan:
Praktik sanitasi ini dapat dilakukan di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun fasilitas umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: WHO, Kotabogor.go.id