Liputan faktor kebahagiaan (Zahra Utami Putri/Indozone)
INDOZONE.ID - Siapa sangka, kebahagiaan karyawan ternyata bisa bikin perusahaan makin untung, lho. Hal ini terungkap dalam laporan terbaru Workplace Happiness Index 2026 dari Jobstreet by SEEK, yang mengulas tren kepuasan kerja karyawan di Indonesia.
Berdasarkan survei terhadap sekitar 1.000 responden, hampir 80% pekerja Indonesia mengaku merasa bahagia dengan pekerjaannya. Selain itu mereka juga merasa kebahagiaan ini mampu mebuat mereka terus berinovasi
Maka dari itu hal ini, menunjukkan bahwa kebahagiaan kerja bukan isu sepele, melainkan faktor penting dalam dunia profesional saat ini.
Lantas, apa saja faktor pendukung kebahagiaan tersebut dan seberapa besar pengaruhnya? Berikut penjelasannya:
Dari survei yang melibatkan ribuan responden, Jobstreet menemukan tiga faktor utama yang menentukan kebahagiaan karyawan. Salah satu yang paling dominan adalah lingkungan kerja yang positif, terutama hubungan dengan rekan kerja.
"Paling besar faktor bahagia di pekerjaan adalah rekan kerja atau kolega, jadi orang Indonesia walaupun pekerjaannya banyak tapi lingkungannya positif itu bikin bahagia," ujar Wisnu Dharmawan Acting Managing Direktor Jobstreet dalam Jumpa Pers di RDTX Place (3/2/2026)
Baca juga: 6 Kesalahan yang Membuat Karier Sulit Berkembang di Tempat Kerja, Banyak Karyawan Nggak Sadar!
Selain faktor tersebut, ada beberapa hal lain yang juga berperan besar dalam meningkatkan kebahagiaan karyawan, mulai dari lokasi rumah yang dekat dengan tempat kerja sehingga dapat mengurangi waktu tempuh dan stres perjalanan, hingga adanya pengakuan serta apresiasi dari atasan yang membuat karyawan merasa dihargai, lebih termotivasi, dan loyal.
Kesempatan untuk berkembang dan naik jabatan juga menjadi faktor penting, karena jalur karier yang jelas mendorong karyawan memberikan performa terbaik.
Tak kalah krusial, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance) memberi ruang bagi karyawan untuk memiliki waktu bagi diri sendiri dan keluarga, yang terbukti menurunkan tingkat stres serta meningkatkan kepuasan kerja.
Temuan ini juga menegaskan bahwa kebahagiaan kerja bukan sekadar bonus, melainkan faktor strategis yang berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan retensi karyawan.
Bagi perusahaan, data dari Workplace Happiness Index 2026 menjadi bahan pertimbangan yang sangat krusial. Pasalnya, karyawan yang merasa bahagia cenderung lebih produktif dan memiliki loyalitas yang lebih tinggi terhadap perusahaan.
"Kalau karyawan happy, hal ini bisa buat mereka extra mile dan termotivasi sekaligus loyal untuk perusahaan," kata Wisnu
Pada akhirnya, perusahaan yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan karyawan akan mendorong inovasi serta kolaborasi tim yang lebih solid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan