Ilustrasi tanda Allah menyanyangi hamba-Nya (freepik).
INDOZONE.ID - Cinta Allah nggak selalu berbentuk hidup yang serba enak.
Dalam Islam, kasih sayang-Nya sering hadir lewat proses panjang: ujian, bimbingan, dan perubahan hati.
Meski tak bisa diukur dengan logika manusia, Al-Quran dan Hadist memberi tanda-tanda jelas tentang bagaimana cinta Allah tercermin dalam hidup seorang hamba.
Ini rangkumannya — ringan dibaca, tapi tetap kuat dalilnya.
Baca juga: Pandangan Islam tentang Hari Valentine: Antara Tren dan Batasan Iman dalam Syariat
Cobaan bukan bukti Allah menjauh. Justru, ujian adalah tanda kebaikan yang Allah kehendaki. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, maka Dia akan mengujinya.” (HR. Bukhari)
Allah juga menegaskan:
“Apakah manusia mengira mereka dibiarkan berkata ‘kami beriman’ sementara mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut: 2)
Baca juga: Hati-Hati! Ghibah Bisa Jadi Lebih Ngeri dari yang Kamu Kira, Ini Peringatan Kerasnya dalam Islam
Saat ibadah terasa lebih ringan dan keinginan memahami agama makin kuat, itu tanda hidayah. Nabi SAW bersabda:
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya tentang agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Allah berfirman:
“Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya.” (QS. Az-Zumar: 37)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Madrasatelquran.com