Application Letter: Pengertian, Struktur, Contoh, dan Tips Agar Lolos HRD (Freepik/Adrian_ilie825)
INDOZONE.ID - Melamar pekerjaan bukan hanya soal mengirim CV, tapi juga tentang bagaimana membuat kesan pertama yang baik. Salah satu cara paling efektif adalah lewat application letter yang menarik dan jelas.
Dengan menulis application letter yang tepat, peluang dipanggil untuk wawancara menjadi lebih besar. Surat yang jelas bisa membuat kita menonjol dibanding pelamar lain, bahkan sebelum bertemu langsung dengan HRD.
Application letter adalah surat resmi yang dikirim ke perusahaan untuk melamar pekerjaan. Surat ini berisi identitas diri, pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan, dan alasan kenapa kamu cocok untuk posisi yang dilamar.
Surat lamaran bukan hanya formalitas. HRD biasanya menilai profesionalisme dan kemampuan komunikasi pelamar dari surat ini. Surat yang jelas, rapi, dan menarik akan membuat HRD lebih tertarik memanggilmu untuk wawancara.
Baca juga: Contoh CV Lamaran Kerja dan Cara Membuatnya, Jobseeker Simak!
Supaya surat lamaran terlihat profesional, ada beberapa bagian penting yang harus ada:
1. Kepala Surat (Header)
Berisi data diri (nama, nomor telepon aktif, email profesional, dan domisili) serta data penerima (nama HRD jika tahu, jabatan, dan alamat perusahaan).
2. Salam Pembuka (Salutation)
Gunakan sapaan formal. Hindari "Hello" atau "Hi". Gunakan "Dear Hiring Manager," atau "Yth. Bapak/Ibu [Nama],".
3. Paragraf Pembuka (Introductory Paragraph)
Di paragraf ini, sebutkan posisi yang ingin kamu lamar, dari mana kamu mengetahui lowongan pekerjaan, dan jelaskan ketertarikanmu terhadap posisi itu.
4. Paragraf Isi (Highlighting Paragraph)
Jelaskan kualifikasi, pengalaman kerja, prestasi, dan kemampuan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Berikan contoh konkret jika perlu, misalnya proyek yang pernah kamu tangani atau pencapaian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Glints.com