Ilustrasi mengetik/menulis. (Freepik)
INDOZONE.ID - Dalam dunia pendidikan, makalah merupakan salah satu bentuk karya ilmiah yang paling sering ditugaskan kepada siswa maupun mahasiswa.
Makalah dapat diartikan sebagai karya tulis yang membahas suatu topik tertentu berdasarkan kajian teori, studi pustaka, maupun hasil penelitian sederhana.
Salah satu bagian yang sering dianggap mudah tetapi justru kerap ditulis secara kurang maksimal adalah penutup makalah.
Pada artikel ini, akan dibahas secara lengkap mengenai fungsi penutup makalah, struktur yang tepat, tips menyusunnya, serta lima contoh penutup makalah dari berbagai tema yang bisa dijadikan referensi.
Baca juga: Inilah Contoh Kata Pengantar Skripsi, Proposal, Laporan, Karya Ilmiah dan Makalah
Ilustrasi menulis makalah. (freepik)
Penutup makalah adalah, bagian akhir dari karya tulis ilmiah yang berisi kesimpulan dan saran. Bagian ini disusun berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya.
Dengan kata lain, penutup merupakan hasil akhir dari proses analisis yang dilakukan penulis. Secara umum, penutup terdiri dari dua komponen utama:
Penutup tidak boleh berisi informasi baru yang belum dibahas sebelumnya. Isi penutup harus relevan dengan rumusan masalah, dan tujuan penulisan makalah.
Baca juga: Pengertian Kalimat Efektif: Ciri-Ciri, Aturan Penyusunan, dan Contohnya
Bagian penutup memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
Penutup membantu pembaca memahami kembali poin-poin utama tanpa harus membaca seluruh isi makalah.
Kesimpulan menegaskan jawaban atas rumusan masalah yang telah dibahas pada bagian sebelumnya.
Saran yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pembaca, peneliti selanjutnya, maupun pihak terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis