Storytelling Adalah: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Contoh Penerapannya (Freepik).
INDOZONE.ID - Di era digital sekarang, kita nggak cuma disuguhi informasi, tapi juga cerita. Pernah nggak sih kamu merasa lebih mudah ingat sesuatu karena diceritain, bukan cuma dibaca datanya? Nah, itulah kekuatan storytelling.
Storytelling nggak cuma buat penulis atau pembuat film. Semua orang bisa pakai storytelling, mulai dari guru, pebisnis, marketer, hingga orang biasa yang ingin menyampaikan ide dengan cara yang menarik.
Yuk, kita bahas lengkap pengertian storytelling, manfaat, jenis, dan contoh penerapannya.
Secara sederhana, storytelling adalah seni atau teknik menyampaikan cerita dengan tujuan membuat orang lain tertarik, memahami, dan mengingat pesan yang ingin disampaikan.
Storytelling nggak cuma soal cerita panjang atau novel. Bisa berupa cerita singkat, pengalaman pribadi, kisah inspiratif, atau bahkan cerita fiksi yang disisipkan dalam presentasi, iklan, atau postingan media sosial.
Otak manusia secara alami suka cerita. Saat kita mendengar cerita, otak kita nggak cuma memproses kata-kata, tapi juga emosi, visualisasi, dan konteks.
Makanya pesan yang disampaikan lewat cerita biasanya lebih membekas di ingatan.
Baca juga: Sosiologi adalah: Pengertian, Ruang Lingkup, Tokoh, dan Contohnya
Storytelling punya banyak manfaat, baik untuk personal branding, pendidikan, atau bisnis. Berikut ini manfaat utamanya:
Otak manusia lebih gampang menyerap cerita daripada angka atau fakta abstrak. Cerita bisa bikin konsep rumit jadi gampang dimengerti.
Cerita yang relatable bisa bikin orang merasa tersentuh, terinspirasi, atau terhubung. Misal kisah perjuangan seseorang dalam mencapai impian bisa memotivasi pembaca atau audiens.
Baik di presentasi, media sosial, atau percakapan sehari-hari, storytelling bikin pesan nggak membosankan. Audiens jadi lebih fokus dan antusias.
Cerita bisa membuat orang merasa dan ikut merasakan pengalaman yang diceritakan. Ini membuat mereka lebih mudah setuju atau melakukan tindakan yang kamu harapkan.
Dalam bisnis, storytelling bikin brand lebih dekat dengan audiens. Orang nggak cuma beli produk, tapi ikut merasakan “cerita” di balik brand tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Deepublishstore.com