Ilustrasi Itikaf di Masjid (Sumber: Masjid Nusantara)
INDOZONE.ID - Bulan Ramadan selalu menjadi waktu yang paling dinanti oleh umat Islam. Selain menahan lapar dan haus, bulan suci ini juga identik dengan berbagai ibadah yang pahalanya dilipatgandakan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah itikaf, sebuah ibadah yang dilakukan dengan berdiam diri di tempat ibadah untuk fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam praktiknya, itikaf bukan sekadar duduk atau menginap di masjid. Ibadah ini merupakan momen untuk “menarik diri” sejenak dari kesibukan dunia agar hati dan pikiran lebih fokus pada ibadah, doa, serta refleksi diri.
Tradisi ini sudah dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan yang dikenal sebagai waktu paling istimewa dalam bulan suci.
Secara bahasa, itikaf berarti menetap atau tinggal di suatu tempat dengan tujuan tertentu. Dalam konteks ibadah, itikaf dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk memperbanyak amalan seperti salat, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memanjatkan doa.
Ibadah ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW diketahui rutin melaksanakan itikaf pada akhir Ramadan. Bahkan setelah beliau wafat, para istri Nabi tetap menjalankan ibadah ini sebagai bentuk mengikuti sunnah beliau.
Sepuluh malam terakhir Ramadan sendiri memiliki nilai istimewa karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadr, yaitu malam yang kemuliaannya disebut lebih baik daripada seribu bulan.
Baca juga: Bacaan Niat Itikaf di Masjid serta Tata Cara dan Manfaatnya
Itikaf tidak hanya sekadar berdiam diri di masjid. Ada banyak manfaat spiritual yang bisa dirasakan oleh orang yang menjalankannya.
Ilustrasi Itikaf (Sumber: Asy-Syariah)
Agar ibadah ini berjalan sesuai tuntunan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Tempat pelaksanaan
Laki-laki dianjurkan melaksanakan itikaf di masjid yang digunakan untuk salat berjamaah.
Perempuan dapat melaksanakannya di rumah dengan menyiapkan ruang khusus untuk beribadah.
Durasi itikaf
Biasanya dilakukan mulai malam ke-21 Ramadan hingga akhir bulan. Namun, ada juga yang melaksanakannya dalam waktu lebih singkat sebagai bentuk ibadah sunnah.
Amalan yang dianjurkan selama itikaf
Hal yang bisa membatalkan itikaf
Baca juga: #KamuHarusTau, Ini Pengertian dan Tujuan Itikaf di Bulan Ramadan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alqulubtrust.org