Ilustrasi jerawat di jidat. (freepik)
INDOZONE.ID - Setelah melewati fase breakout yang menyebalkan, kulit biasanya belum benar-benar “baik-baik saja”.
Walaupun jerawat sudah kempes, sering kali masih tersisa kemerahan, kulit sensitif, hingga bekas jerawat yang mengganggu penampilan.
Banyak orang terlalu fokus mencari cara menghilangkan jerawat, tetapi lupa bahwa fase pemulihan kulit setelah breakout juga sangat penting.
Cara merawat kulit di tahap ini bisa menentukan apakah bekas jerawat cepat memudar atau justru bertahan lebih lama.
Agar kulit bisa kembali sehat lebih cepat, berikut beberapa langkah perawatan sederhana yang bisa kamu lakukan.
Baca juga: Batasi Makanan-Makanan Ini Jika Ingin Kulit Mulus Tanpa Jerawat!
Kulit yang baru saja mengalami breakout biasanya lebih sensitif. Karena itu, sebaiknya hindari sabun wajah yang terlalu keras, banyak busa, atau mengandung parfum yang kuat.
Pilih facial wash dengan formula ringan yang tetap efektif membersihkan bakteri tanpa membuat kulit semakin kering.
Gunakan cleanser yang dapat membantu melawan bakteri penyebab jerawat sekaligus tetap ramah untuk kulit yang sedang dalam masa pemulihan.
Baca juga: Tips Memilih Lipstik yang Aman untuk Ibu Hamil, Perhatikan Kandungannya
Langkah sederhana ini membantu kulit tetap bersih tanpa memperparah iritasi.
Breakout besar sering membuat skin barrier atau lapisan pelindung kulit menjadi rusak.
Saat lapisan ini melemah, kulit bisa lebih mudah iritasi, terasa kering, bahkan memicu munculnya jerawat baru.
Baca juga: Tips Skincare Saat Ramadan Agar Kulit Tetap Fresh dan Terhidrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: 47skin.com