Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 13 MARET 2026 • 14:15 WIB

Kalimat Imperatif: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Lengkap

Kalimat Imperatif: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh LengkapKalimat Imperatif: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Lengkap (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu mendengar kata-kata seperti “Tolong diam!” atau “Ayo belajar bersama!”? Itu adalah contoh kalimat imperatif, yaitu kalimat yang digunakan untuk memberi perintah, larangan, ajakan, atau permohonan. 

Kalimat imperatif penting dipahami karena membantu kita berkomunikasi dengan jelas dan sopan. Dengan memahami ciri, jenis, dan contohnya, kamu bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan lebih tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Di artikel ini, mari membahas secara lengkap pengertian kalimat imperatif, ciri-cirinya, jenis-jenis, hingga contoh kalimat yang bisa langsung diterapkan.

Pengertian Kalimat Imperatif

Kalimat imperatif adalah kalimat yang memberi perintah, ajakan, larangan, atau permohonan kepada orang lain. Biasanya kalimat ini menggunakan kata kerja dasar dan tidak selalu menyebutkan subjek, karena subjek “kamu” atau “Anda” sudah tersirat.

Baca juga: Kalimat Utama adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menentukan

Ciri-ciri Kalimat Imperatif

Agar mudah mengenali kalimat imperatif, berikut ini ciri-cirinya secara rinci:

1. Mengandung Kata Kerja Dasar

Kalimat imperatif selalu menggunakan kata kerja dasar (bukan kata sifat atau kata benda) untuk meminta seseorang melakukan suatu tindakan.

Contoh: “Ambil buku itu.” → kata kerja dasar: ambil

2. Subjek Biasanya Tidak Disebutkan

Subjek “kamu” atau “Anda” biasanya tersirat, sehingga kalimat langsung mengarah pada perintah atau permintaan.

Contoh: “Tolong tutup pintu.” → subjek “kamu” tersirat

3. Digunakan untuk Memberi Perintah, Larangan, Ajakan, atau Permohonan

Kalimat ini digunakan untuk meminta orang lain melakukan sesuatu, menghentikan tindakan, mengajak, atau memohon bantuan.

Contoh:

  • Perintah: “Kerjakan PR-mu sekarang.”
  • Larangan: “Jangan berlari di lorong.”
  • Ajakan: “Mari kita pergi ke taman.”
  • Permohonan: “Tolong ambilkan air minum.”

4. Nada Kalimat Bisa Tegas, Sopan, atau Persuasif

Tergantung konteks dan situasi, kalimat imperatif bisa terdengar tegas, sopan, atau mengajak.

Contoh:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Deepublishstore.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kalimat Imperatif: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Lengkap

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!