Ilustrasi potong ujung rambut. (freepik)
INDOZONE.ID - Banyak dari kita yang mungkin pernah mendengar petuah dari salon kecantikan atau teman: "Kalau pengin rambut cepat panjang, rajin-rajin dipotong ujungnya!"
Anggapan ini begitu populer dan dipercaya secara turun-temurun. Tapi tunggu dulu, apakah hal ini benar secara medis atau cuma mitos belaka?
Biar nggak salah kaprah, yuk simak fakta ilmiah di balik kebiasaan potong rambut berikut ini!
Bagi kamu yang mengira memotong ujung rambut bisa menstimulasi pertumbuhan, siap-siap kecewa. Faktanya, pertumbuhan rambut terjadi di folikel atau akar rambut yang ada di dalam kulit kepala, bukan di batang atau ujung rambut.
Baca juga: Riset: Orangtua yang Kecanduan HP Berisiko Rusak Hubungan Emosional dengan Anak
Jadi, memotong ujung rambut sama sekali tidak berpengaruh pada kecepatan pertumbuhan rambut kamu. Menurut penelitian, secara alami rambut manusia hanya tumbuh sekitar 0,35 milimeter per hari atau kurang lebih 15 sentimeter saja dalam setahun.
Meskipun tidak mempercepat pertumbuhan dari akar, rajin memotong rambut (trimming) punya peran krusial lain.
Direktur Artistik Gielly Green, Skye Edwards, menjelaskan potong rambut rutin sangat membantu menjaga kondisi batang rambut agar tetap sehat.
"Memotong rambut tidak akan membuatnya tumbuh lebih cepat. Akan tetapi, memangkas rambut secara rutin menjaga helai rambut sehat karena mencegah ujungnya bercabang menjalar ke batang rambut," jelas Edwards, dikutip dari Glamour.
Baca juga: Konjungsi Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contohnya
Ujung rambut merupakan bagian tertua yang paling sering terpapar panas alat styling, bahan kimia, hingga gesekan sehari-hari.
Jika ujung yang bercabang dibiarkan, kerusakannya akan merambat ke atas dan membuat rambut kamu jadi gampang patah.
Kamu merasa rambut kamu 'stuck' di panjang yang itu-itu saja? Nah, bisa jadi masalahnya bukan karena rambutmu berhenti tumbuh, melainkan karena rambutmu gampang patah di bagian ujungnya.
Creative Director Percy & Reed, Emma Vickery, menyebutkan bahwa rambut patah adalah biang kerok utama mengapa banyak orang merasa rambut mereka tidak bisa tumbuh melewati panjang tertentu.
Baca juga: Festival Pahlawan Anak 2026: Momentum Kolaboratif Bersama Save The Children untuk Ruang Bertumbuh
Dengan memotong ujung rambut yang rusak, kamu menghentikan siklus patah tersebut sehingga rambut terlihat tumbuh lebih panjang dan tebal.
Bagi kamu yang sedang berjuang memanjangkan rambut, para ahli menyarankan untuk tidak menunggu lebih dari 12 minggu untuk melakukan trimming.
Cukup potong sekitar setengah inci atau beberapa milimeter saja untuk membuang bagian yang rusak.
Namun, kebutuhan trimming ini juga bergantung pada jenis dan model rambut kamu, lho:
Baca juga: Menguasai Synonyms dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Fungsi, dan Daftar Kosakata Terpopuler
Kesimpulannya: Anggapan bahwa potong rambut rutin bikin rambut cepat panjang adalah MITOS. Namun, rutin memotong ujung rambut yang rusak adalah FAKTA kunci untuk mempertahankan rambut sehat, kuat, dan tampak lebih panjang tanpa patah-patah!
Jadi, kapan terakhir kali kamu pergi ke salon untuk trimming?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Glamour UK