Ilustrasi lelah terus menerus (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah merasa tubuh cepat lelah, lesu, dan seperti kehabisan energi sepanjang hari? Banyak orang menganggap penyebabnya hanya karena kurang tidur. Padahal, rasa lelah yang terus muncul tidak selalu sesederhana itu.
Kelelahan berkepanjangan bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pola hidup yang kurang sehat, kekurangan nutrisi, hingga kondisi medis tertentu. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Karena itu, penting untuk mengetahui berbagai penyebab yang bisa membuat tubuh terasa lelah sepanjang hari.
Tidur bukan sekadar memejamkan mata. Saat terlelap, tubuh memperbaiki sel, menyeimbangkan hormon, dan memulihkan energi. Jika durasi tidur terlalu singkat atau sering terbangun di malam hari, proses pemulihan ini terganggu sehingga tubuh tetap terasa lelah. Idealnya, orang dewasa membutuhkan sekitar 7 jam tidur setiap malam agar tubuh kembali segar.
Energi tubuh sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Kekurangan zat penting seperti zat besi, vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin C, atau magnesium dapat membuat tubuh mudah lelah meski sudah cukup beristirahat. Untuk memastikannya, pemeriksaan kesehatan dapat membantu mengetahui apakah kelelahan berkaitan dengan kekurangan nutrisi tertentu.
Baca juga: 7 Cara Atasi Badan Cepat Lelah dan Mudah Ngantuk, Salah Satunya Kurangi Berat Badan
Tekanan hidup yang berlangsung terus-menerus dapat menguras energi fisik dan mental. Jika dibiarkan, stres kronis bisa membuat seseorang merasa lelah hampir setiap hari. Mengelola stres melalui olahraga ringan, teknik relaksasi, atau konseling dapat membantu memulihkan keseimbangan emosional.
Rasa lelah yang tidak kunjung hilang kadang menjadi sinyal tubuh sedang mengalami masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis yang sering berkaitan dengan kelelahan antara lain:
Jika rasa lelah terjadi terus-menerus tanpa alasan jelas, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis.
Asupan makanan sangat mempengaruhi energi harian. Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi gula atau olahan dapat menyebabkan kadar gula darah naik turun drastis, sehingga tubuh cepat lemas dan sulit fokus. Sebaliknya, pola makan bergizi seperti sayur, buah, protein sehat, dan kacang-kacangan dapat membantu menjaga energi tetap stabil.
Kebanyakan minum kafein
Kopi memang membantu meningkatkan kewaspadaan dalam waktu singkat. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, kafein justru dapat mengganggu kualitas tidur. Akibatnya, tubuh terasa lebih lelah keesokan harinya. Mengurangi konsumsi kopi di sore atau malam hari dapat membantu memperbaiki pola tidur.
Dehidrasi sering kali menjadi penyebab kelelahan yang tidak disadari. Ketika tubuh kurang cairan, konsentrasi menurun dan energi terasa cepat habis. Karena itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air sepanjang hari.
Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan dan juga mempengaruhi kualitas tidur. Kondisi ini sering membuat seseorang merasa mengantuk dan kurang bertenaga di siang hari. Menjaga berat badan ideal dapat membantu meningkatkan stamina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com