Ilustrasi membuat cv (freepik)
INDOZONE.ID - Tahukah kamu, di tengah banyaknya pelamar, CV kamu harus punya sesuatu yang bikin HRD terpukau.
Sayangnya, masih banyak yang bikin CV sekadar formalitas tanpa benar-benar menonjolkan keunggulan diri.
Padahal, dengan strategi yang tepat, CV bisa jadi “senjata” utama untuk membuka peluang interview.
Nah, biar kamu nggak kalah saing, ini 6 cara bikin CV yang lebih standout dan cepat dilirik HRD:
Bagian pembuka CV jadi kesempatan pertama untuk menarik perhatian HRD, jadi pastikan kamu memanfaatkannya dengan maksimal.
Ringkasan profil yang singkat tapi jelas bisa langsung menggambarkan siapa kamu dan apa keahlian utamamu. Hindari kalimat yang terlalu umum agar tetap terasa spesifik dan relevan.
Jadi, dengan opening yang kuat, CV kamu punya peluang lebih besar untuk langsung dilirik sejak awal.
Daripada hanya menuliskan jobdesk, coba tonjolkan apa yang sudah berhasil kamu capai. Pencapaian yang disertai data atau angka akan terasa lebih konkret dan meyakinkan.
Hal ini membantu HRD melihat dampak nyata dari kontribusi kamu di pekerjaan sebelumnya. Dengan begitu, CV kamu jadi lebih hidup dan punya nilai jual yang lebih kuat.
Setiap posisi punya kebutuhan yang berbeda, jadi CV juga perlu disesuaikan. Jangan pakai satu template untuk semua lamaran karena bisa terasa kurang relevan.
Baca juga: Contoh dan Cara Bikin CV ATS Friendly Biar Dipanggil HRD
Pilih pengalaman dan kata kunci yang paling sesuai dengan posisi yang kamu incar. Dengan CV yang lebih spesifik, peluang kamu untuk dianggap cocok juga jadi lebih besar.
Tampilan CV juga berpengaruh besar pada kesan pertama. Desain yang clean, rapi, dan tidak berlebihan akan membuat HRD lebih nyaman membaca isi CV kamu.
Gunakan struktur yang jelas dan beri ruang agar tidak terlihat penuh. Dengan tampilan yang profesional, CV kamu akan terlihat lebih serius dan terorganisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Life Hack