Ilustrasi sholat Idul Adha sendiri di rumah (Freepik/Rawpixel))
INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan kurban dan momen berkumpul bersama keluarga. Namun, ternyata ada banyak amalan sunnah yang bisa membuat ibadah kamu di hari besar ini semakin maksimal dan sayangnya masih sering dilewatkan.
Idul Adha yang jatuh setiap 10 Dzulhijjah bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Pada hari ini, umat Islam dianjurkan melaksanakan berbagai amalan sunnah sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur.
Agar tidak sekadar ikut-ikutan, yuk simak 10 amalan sunnah Idul Adha yang bisa kamu terapkan!
Mengumandangkan takbir menjadi salah satu ciri khas Idul Adha. Amalan ini sudah bisa dilakukan sejak malam 9 Dzulhijjah (hari Arafah) hingga selesai salat Id, bahkan berlanjut pada hari tasyrik. Bisa dilafalkan keras atau pelan, yang penting konsisten.
Sebelum berangkat salat Id, disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu. Tujuannya bukan hanya bersih secara fisik, tetapi juga sebagai bentuk persiapan diri agar ibadah lebih khusyuk.
Baca juga: 5 Pelajaran Hidup Idul Adha yang Bisa Kita Terapkan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Tidak harus baru atau mahal, yang penting bersih, rapi, dan sopan. Ini juga menjadi bentuk mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu tampil terbaik di hari raya.
Agar semakin segar, disunnahkan memakai parfum atau minyak wangi sebelum salat Id, terutama untuk laki-laki. Ini termasuk sunnah yang sering diremehkan, padahal sangat mudah dilakukan.
Hal ini sering membuat kaget. Berbeda dengan Idul Fitri, pada Idul Adha justru dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum salat. Tujuannya agar kamu bisa langsung menyantap daging kurban setelah ibadah selesai.
Datang lebih pagi bukan hanya agar mendapat tempat di depan, tetapi juga menunjukkan semangat menyambut hari raya sekaligus membuka peluang bersilaturahmi dengan sesama.
Ilustrasi Caption Idul Adha Bersama Keluarga.
Jika memungkinkan, berjalan kaki ke tempat salat bisa menjadi pilihan. Selain menambah pahala, suasana hari raya juga terasa lebih hidup dan hangat.
Sunnah yang satu ini mungkin terdengar unik. Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengambil rute berbeda saat berangkat dan pulang salat Id. Selain menambah pahala, ini juga menjadi cara memperluas silaturahmi.
Baca juga: Kenapa Idul Adha Disebut Hari Raya Terbesar Umat Muslim? Ternyata Ini Jawabannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cimbniaga.co.id