Ilustrasi hasil tes kepribadian (Z Creator/Maitsaa Faadhilah) (Z Creator/Maitsaa Faadhilah)
INDOZONE.ID - Tes kepribadian makin jadi tren, apalagi di kalangan anak muda yang penasaran ingin “mengenal diri sendiri lebih dalam”. Salah satu yang paling sering dibahas tentu saja MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Tapi, sebenarnya seberapa valid sih MBTI? Dan bagaimana posisinya dibanding tes kepribadian lain?
Yuk, kita kupas tuntas dengan gaya santai, tapi tetap berbasis fakta.
Berbeda dari kebanyakan tes psikologi, MBTI sebenarnya bukan alat untuk mengukur benar atau salah. Tes ini dirancang untuk membantu seseorang memahami kecenderungan kepribadian mereka bukan untuk menilai atau mendiagnosis kondisi mental.
Artinya, tidak ada tipe yang lebih unggul. Semua hasil hanya menggambarkan cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, dan berinteraksi dengan dunia.
Uniknya lagi, hasil MBTI tidak dibandingkan dengan orang lain. Fokusnya benar-benar personal: mengenal diri sendiri, bukan bersaing dengan orang lain.
Baca juga: Bukan Sekedar Tes Kepribadian! Ini Cara MBTI ‘Membaca’ Karaktermu
Selain MBTI, ada beberapa tes kepribadian lain yang juga populer dan punya pendekatan berbeda:
Enneagram
Mengelompokkan kepribadian menjadi sembilan tipe utama, dengan penekanan pada motivasi terdalam dan ketakutan seseorang.
Five Love Languages
Lebih fokus pada hubungan, khususnya bagaimana seseorang mengekspresikan dan menerima kasih sayang.
Big Five Personality (OCEAN)
Salah satu model paling ilmiah, yang mengukur kepribadian berdasarkan lima dimensi besar, seperti keterbukaan dan kestabilan emosi.
DISC Personality Test
Banyak digunakan di dunia kerja, menilai gaya perilaku berdasarkan dominasi, pengaruh, kestabilan, dan ketelitian.
Tes yang lebih kompleks dengan 16 aspek kepribadian untuk memberikan gambaran yang lebih detail.
Dari sini terlihat jelas, MBTI lebih ke arah eksplorasi diri, sementara beberapa tes lain lebih fokus pada analisis ilmiah atau kebutuhan spesifik, seperti karier dan hubungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywellmind.com