Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 APRIL 2026 • 17:00 WIB

Rumah Singgah, Cahaya Harapan di Balik Perjuangan Pasien Anak

Rumah Singgah, Cahaya Harapan di Balik Perjuangan Pasien AnakKeceriaan anak-anak di Rumah Harapan Indonesia. (Dewi Kania/Z Creators)

INDOZONE.ID - Dukungan bagi anak yang sedang berjuang melawan penyakit berat tidak hanya datang dari orang tua. Kehadiran rumah singgah juga menjadi kebutuhan penting, terutama bagi pasien anak dari luar kota yang tengah menjalani pengobatan intensif.

Rumah singgah biasanya berada di dekat rumah sakit rujukan di kota-kota besar, tak terkecuali Jakarta. Pasien akan merasa terbantu dengan adanya rumah singgah yang memudahkan mereka saat berobat.

Bagi pasien, rumah singgah bukan hanya sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga memberikan pendampingan secara holistik kepada mereka. Mulai dari pemenuhan kebutuhan harian, dukungan nutrisi, fasilitas transportasi menuju rumah sakit, hingga dukungan emosional bagi anak dan keluarga.

Bahkan dalam praktiknya, banyak keluarga harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari beban finansial, kelelahan fisik, hingga tekanan emosional, serta harus tinggal jauh dari rumah dalam waktu yang tidak menentu selama masa pengobatan. 

Baca juga: Rayakan Milad ke-3, RSPM DIY Satu-Satunya Rumah Singgah Pasien di Indonesia: Paling Banyak Pasien Kanker

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada aspek fisik dan finansial, tetapi juga pada kondisi psikologis anak dan keluarga. 

Founder Rumah Harapan Indonesia, Valencia Mieke Randa, mengakui bahwa keberadaan rumah singgah selalu memberikan dampak nyata bagi anak-anak dan keluarga yang sedang menjalani pengobatan. Karena itu, ia terus memastikan keberlanjutan dan pengembangan rumah singgah ke depannya.

“Bagi anak-anak, beristirahat di rumah singgah menjadi jeda dari rasa sakit yang mereka alami. Sementara bagi orang tua, kehadiran dan dukungan yang diberikan membuat mereka merasa tidak sendiri dalam menjalani proses tersebut,” ungkapnya kepada wartawan. 

Demi keberlangsungan rumah singgah, Valencia menekankan pentingnya dukungan dari sektor swasta. Menurutnya, peran ini sangat krusial dalam memperkuat bantuan bagi anak-anak pasien.

“Kami percaya bahwa kita bisa menciptakan dukungan yang lebih kuat bagi anak-anak Indonesia yang sedang berjuang untuk sembuh. Karena setiap anak berhak untuk mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Valencia Dirikan Rumah Singgah Anak Penyakit Berat, Perhatikan Asupan demi Jaga Daya Tahan Tubuh

Senada, Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif, mengatakan bahwa proses pemulihan pasien tidak hanya ditentukan oleh layanan medis semata. Faktor lain seperti dukungan psikologis, lingkungan yang hangat, serta kehadiran dan kepedulian juga memiliki peran penting dalam mempercepat proses pemulihan.

“Kami percaya bahwa di balik setiap proses pemulihan, ada kekuatan yang datang dari dukungan dan harapan. Kami ingin hadir lebih dekat, tidak hanya sebagai penyedia alat kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan menuju kesembuhan,” ujarnya saat berkunjung ke Rumah Harapan Indonesia (RHI) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. 

Heru juga tahu betul seberapa beratnya mereka dalam menjalani pengobatan. Ia berharap pendekatan holistik ini menjadi kunci dalam mendukung kesembuhan pasien. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rumah Singgah, Cahaya Harapan di Balik Perjuangan Pasien Anak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!