Ilustrasi kopi instan dan manfaatnya. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Pagi nyawa belum “kumpul”, tapi aktivitas sudah menunggu. Banyak orang langsung mengandalkan satu hal: kopi instan.
Praktis, cepat, dan selalu bisa diandalkan cukup tuang air panas, aduk, selesai. Nggak heran kalau minuman ini jadi bagian dari rutinitas harian, terutama buat anak kos sampai pekerja kantoran.
Tapi, di balik kemudahannya, muncul pertanyaan yang cukup sering dipikirkan: sebenarnya kopi instan ini sehat atau tidak, sih?
Kopi instan bukan kopi “asal jadi”. Prosesnya dimulai dari kopi asli yang diseduh, lalu diambil ekstraknya dan dikeringkan hingga menjadi bubuk atau kristal.
Teknologi yang digunakan pun cukup canggih, seperti pengeringan dengan udara panas atau pembekuan sebelum dikeringkan. Tujuannya satu: menjaga rasa dan aroma tetap mendekati kopi seduh.
Itulah kenapa kopi instan tetap terasa “kopi banget”, meskipun prosesnya berbeda.
Baca juga: Hati-hati! Kopi Instan Dianggap Bisa Tingkatkan Risiko Gangguan Penglihatan hingga Tujuh Kali Lipat
Meski sering dianggap lebih “ringan”, kopi instan tetap mengandung berbagai zat penting. Di dalamnya ada antioksidan yang berperan melindungi tubuh dari radikal bebas, serta sedikit kandungan mineral dan vitamin.
Menariknya, beberapa penelitian menemukan bahwa kopi instan bisa memiliki kadar antioksidan tertentu yang cukup tinggi dibanding jenis kopi lainnya. Dari sisi kalori, kopi ini juga tergolong sangat rendah selama tidak ditambahkan gula atau krimer berlebihan.
Salah satu perbedaan yang cukup terasa adalah kadar kafeinnya. Kopi instan umumnya mengandung kafein lebih rendah dibanding kopi seduh biasa.
Bagi sebagian orang, ini justru jadi keuntungan. Efek segarnya tetap ada, tapi tidak terlalu memicu jantung berdebar atau gangguan tidur seperti yang kadang terjadi pada kopi dengan kafein tinggi.
Ilustrasi kopi instan. (freepik.com)
Di sisi lain, kopi instan diketahui mengandung akrilamida, yaitu senyawa yang terbentuk saat proses pemanggangan biji kopi. Jumlahnya memang bisa lebih tinggi dibanding kopi biasa. Namun, penting dipahami bahwa kadar tersebut masih berada jauh di bawah batas yang dianggap berbahaya bagi tubuh.
Artinya, selama dikonsumsi dalam batas wajar, kopi instan tetap tergolong aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com