Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 01 MEI 2026 • 14:40 WIB

Psikolog Ungkap Cara Berempati yang Tepat ke Pihak Berduka: Jangan Asal Menghibur

Psikolog Ungkap Cara Berempati yang Tepat ke Pihak Berduka: Jangan Asal MenghiburIlustrasi sedang mengalami fase berduka (Freepik)

INDOZONE.ID - Berempati kepada seseorang yang sedang berduka sering kali terasa seperti hal yang pasti benar dilakukan.

Namun, niat baik saja ternyata tidak cukup. Ada cara yang lebih tepat agar empati yang diberikan benar-benar membantu, bukan justru menambah beban.

Psikolog Klinis Indah Sundari Jayanti, M.Psi., Psikolog menjelaskan bahwa kunci utama dalam menunjukkan empati adalah memahami kebutuhan orang yang sedang berduka. 

Tidak semua orang ingin ditemani atau dihibur dengan cara yang sama.

Baca juga: 5 Fase Berduka (Grief Phase) yang Bikin Campur Aduk Setelah Hal Buruk Terjadi, Perhatikan Ya!

“Kalau misalnya memang dia sedang tidak ingin diganggu, tapi kita datang terus menemani, menghibur istilahnya, tujuannya baik, nggak salah. Tapi karena bukan itu yang dibutuhkan, bantuannya jadi nggak tepat guna,” kata Indah seperti dilansir Antara, Jumat (1/5/2026).

Artinya, empati bukan tentang apa yang menurut kita baik, tetapi tentang apa yang benar-benar dibutuhkan oleh mereka. 

Karena itu, bertanya secara langsung bisa menjadi langkah yang bijak.

Indah menilai boleh saja bertanya kepada pihak yang berduka mengenai kebutuhan serta bentuk bantuan yang diharapkan, agar dukungan yang diberikan lebih efektif.

Selain itu, ada satu hal yang sering dilakukan tanpa sadar namun justru bisa melukai: membandingkan pengalaman.

Mengaitkan duka seseorang dengan pengalaman pribadi atau orang lain sering kali tidak membantu, bahkan bisa terasa tidak peka.

“Karena orang yang sedang berduka enggak mau tahu apa yang terjadi sama orang lain, dan rasanya egois aja untuk meminta orang yang berduka turut memahami apa yang terjadi sama orang lain gitu. Jangan adu nasib,” tutur dia.

Alih-alih merasa didukung, orang yang berduka bisa merasa tidak dimengerti. Duka adalah pengalaman yang sangat personal, dan tidak perlu dibandingkan.

Hal lain yang juga perlu dihindari adalah meminta mereka untuk kuat atau menahan tangisan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Psikolog Ungkap Cara Berempati yang Tepat ke Pihak Berduka: Jangan Asal Menghibur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!