Ilustrasi pertemanan toxic yang jarang disadari. (freepik)
INDOZONE.ID - Punya teman itu seharusnya bikin hidup terasa lebih ringan. Tempat cerita, ketawa bareng, sampai saling dukung saat lagi jatuh. Tapi kenyataannya, nggak semua pertemanan berjalan sehat.
Ada juga yang awalnya terasa hangat, tapi pelan-pelan berubah jadi hubungan yang bikin kamu capek secara emosional — tanpa kamu sadar.
Salah satu bentuknya adalah toxic friendship yang diam-diam mencoba mengubah siapa dirimu.
Di pertemanan yang sehat, seseorang nggak akan sibuk membentuk kamu jadi versi “ideal” menurut mereka.
Baca juga: Rekor MURI, 5.193 Siswa SD Tanam 3.000 Bunga Bareng Nissin Soklat
Mereka paham kalau setiap orang punya kepribadian berbeda, cara berpikir yang unik dan proses tumbuh yang nggak sama.
Teman yang benar-benar sehat akan tetap menerima kamu apa adanya, bahkan saat kamu belum jadi versi terbaik dirimu.
Kalau kamu ingin berkembang, mereka akan mendukung — tapi bukan memaksa.
Ini bagian yang sering bikin orang salah paham.
Baca juga: Rahasia Kamu Sering Bocor Kemana-Mana? Fix, Ini Tanda Teman Kamu Bukan Keceplosan Tapi Toxic!
Kadang, sikap “peduli” bisa terlihat mirip dengan “mengatur”.
Contohnya begini:
Kamu bilang kamu ingin lebih percaya diri di lingkungan sosial. Temanmu lalu bilang: “Coba deh ikut aku ke acara santai, nanti aku kenalin kamu pelan-pelan biar kamu nyaman.”
Nggak memaksa. Nggak menghakimi. Kamu tetap punya pilihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline