Ilustrasi pertemanana toxic. (freepik)
INDOZONE.ID - Pertemanan seharusnya jadi tempat paling nyaman untuk berbagi cerita, mencari dukungan, dan merasa diterima apa adanya.
Teman yang baik biasanya hadir saat kamu butuh, memberi energi positif, dan membuat hidup terasa lebih ringan.
Tapi kenyataannya, tidak semua pertemanan membawa dampak baik.
Ada juga hubungan pertemanan yang diam-diam justru menguras energi, membuat mental lelah, bahkan memicu stres berkepanjangan.
Baca juga: PNM Perluas Akses Pendidikan Lewat Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri
Parahnya lagi, banyak orang tidak sadar bahwa mereka sedang berada dalam lingkaran pertemanan toxic karena tanda-tandanya sering terlihat “normal.”
Salah satu sinyal yang paling sering diabaikan adalah ketika kamu terus merasa cemas, tidak nyaman, atau serba salah saat berada di dekat seorang teman.
Kalau kamu pernah merasakan hal ini, mungkin ada sesuatu yang perlu dievaluasi.
Pernah merasa gelisah setiap kali akan bertemu teman tertentu?
Baca juga: “Teman Dekat” Ternyata Bisa Bikin Stres Kamu Meningkat Tanpa Disadari, Kok Bisa?
Kamu mungkin merasa ada sesuatu yang aneh, tetapi sulit menjelaskan secara spesifik apa yang sebenarnya salah.
Saat mengobrol dengannya, kamu merasa harus ekstra hati-hati memilih kata agar tidak memicu respons negatif.
Bahkan setelah pulang, kamu terus memikirkan percakapan tadi dan bertanya-tanya apakah kamu telah melakukan kesalahan.
Perasaan tidak nyaman yang terus berulang ini bisa menjadi tanda bahwa hubungan pertemanan tersebut tidak sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline