Ilustrasi Salat Idul Adha. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Adha jadi salah satu momen penting yang dinanti umat Islam setelah menjalani puasa Arafah dan rangkaian ibadah haji.
Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan melaksanakan salat sunnah Idul Adha secara berjemaah di masjid atau lapangan terbuka.
Selain jadi bentuk ibadah, salat Idul Adha juga jadi momen kebersamaan. Mulai dari kumpul keluarga hingga silaturahmi dengan tetangga, semuanya terasa lebih hangat di hari raya ini.
Baca juga: Pergelaran Amal Angkat Kisah Anak Pejuang Kanker, Ajak Publik Turut Berkontribusi
Jika kamu ingin menjalankan ibadah ini dengan lebih yakin, penting untuk memahami niat, tata cara, dan sunnah yang dianjurkan.
Niat salat Idul Adha sebenarnya cukup dibaca dalam hati saat takbiratul ihram, tapi boleh juga dilafalkan pelan. Niatnya disesuaikan dengan posisi kamu, apakah sebagai imam, makmum, atau salat sendiri.
Ushalli sunnatan li 'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Baca juga: Edukasi dan Komitmen Bersama Jadi Kunci Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah
Ushalli sunnatan li 'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Ushalli sunnatan li 'idil adha rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Salat Idul Adha dilakukan sebanyak dua rakaat dan tidak memakai azan maupun iqamah. Sebagai gantinya, biasanya akan ada seruan ash-shalatu jami'ah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Mega Syariah