Ilustrasi frekuensi dalam fisika. (hioki.com)
INDOZONE.ID - Dalam kehidupan modern, frekuensi menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari berbagai aktivitas manusia. Saat mendengarkan musik melalui radio, menggunakan telepon genggam, menonton televisi, hingga mengakses internet, semuanya memanfaatkan konsep frekuensi.
Meski sering terdengar dalam pelajaran fisika, masih banyak orang yang belum memahami, apa sebenarnya arti frekuensi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Agar lebih mudah memahami materi ini, berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian frekuensi, jenis-jenis frekuensi hingga penerapannya dalam kehidupan.
Baca juga: 25 Contoh Perubahan Kimia: Pengertian, Ciri, dan Perbedaannya dengan Perubahan Fisika
Ilustrasi frekuensi. (hioki.com)
Frekuensi adalah jumlah getaran, gelombang, atau peristiwa berulang yang terjadi dalam waktu satu detik. Dalam fisika, frekuensi digunakan untuk menunjukkan seberapa sering suatu getaran berlangsung dalam interval waktu tertentu.
Sebagai contoh, jika sebuah benda bergetar sebanyak 100 kali dalam satu detik, maka benda tersebut memiliki frekuensi sebesar 100 Hertz (Hz).
Frekuensi biasanya dilambangkan dengan huruf f, sedangkan satuannya adalah Hertz (Hz). Nama Hertz diambil dari nama ilmuwan asal Jerman, yaitu Heinrich Rudolf Hertz yang berjasa dalam perkembangan ilmu elektromagnetik.
Sederhananya:
- 1 Hz berarti terjadi 1 getaran setiap detik
- 10 Hz berarti terjadi 10 getaran setiap detik
- 100 Hz berarti terjadi 100 getaran setiap detik
Semakin besar nilai frekuensi, maka semakin banyak getaran yang terjadi dalam satu sekon.
Baca juga: Perubahan Fisika: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan
Dalam pembelajaran fisika, frekuensi merupakan salah satu besaran penting yang berhubungan dengan gelombang dan getaran. Frekuensi digunakan untuk mengukur banyaknya siklus gelombang yang muncul dalam waktu tertentu.
Frekuensi sering ditemukan pada:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis