Ilustrasi menyerap energi negatif orang lain. (freepik)
INDOZONE.ID - Ada orang yang baru ngobrol 5 menit aja sudah bikin kepala terasa penuh. Energi mendadak habis, mood berantakan, bahkan rasanya pengen cepat-cepat pulang dan menghilang dari keramaian.
Yang bikin bingung, mereka sebenarnya nggak melakukan hal besar. Nggak marah, nggak bentak, bahkan kelihatannya biasa saja.
Tapi entah kenapa, berada di dekat orang tertentu bisa terasa sangat melelahkan secara emosional.
Kalau kamu sering mengalami hal seperti ini, kemungkinan besar kamu termasuk orang yang mudah menyerap energi dan emosi di sekitar.
Baca juga: Kembali ke Sekolah Malam Hari demi Ambil Buku PR, Bocah di Papua Ini Dipuji Warganet
Tanpa sadar, stres dan beban orang lain ikut menempel ke pikiranmu sendiri. Akibatnya, mental jadi cepat terkuras meski aktivitas hari itu sebenarnya tidak terlalu berat.
Banyak orang nggak sadar kalau lingkungan sosial punya pengaruh besar terhadap kondisi mental. Ada tipe orang yang setelah diajak ngobrol justru bikin suasana terasa berat, melelahkan, bahkan bikin kepala penuh.
Biasanya bukan karena mereka jahat. Namun, energi negatif, kebiasaan mengeluh terus-menerus, drama tanpa henti, atau emosi yang terlalu intens bisa “menular” ke orang di sekitarnya.
Inilah yang sering membuat seseorang tiba-tiba kehilangan semangat meski sebelumnya merasa normal-normal saja.
Baca juga: 5 Contoh Descriptive Text Tentang Hobi dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya
Bahkan, beberapa orang mengaku merasa sesak, cemas, atau overthinking setelah terlalu lama berada di dekat orang tertentu.
Salah satu kesalahan paling umum adalah tetap bertahan dalam situasi yang bikin mental terkuras hanya karena takut dianggap nggak sopan. Padahal, memprioritaskan diri sendiri bukan berarti egois.
Kalau kamu mulai merasa tidak nyaman saat berbicara dengan seseorang, coba ambil jarak sejenak. Pergi ke tempat lain, cari udara segar, atau akhiri percakapan secara halus bisa jadi solusi sederhana untuk menyelamatkan energi kamu sendiri.
Kadang, tubuh sebenarnya sudah memberi sinyal lebih dulu sebelum pikiran menyadarinya. Mulai dari dada terasa sesak, tubuh mendadak lemas, sampai mood yang langsung turun drastis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com