Ilustrasi. Sekelompok pria muslim sedang berdoa bersama. (Nano Banana)
INDOZONE.ID - Tradisi tahlilan merupakan salah satu amalan zikir berjamaah yang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya untuk mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia. Tradisi ini bukan sekadar kumpul bersama, melainkan sarana untuk menghidupkan hati, mempererat tali silaturahmi, dan menjadi pengingat kita akan kehidupan akhirat.
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya doa tahlil arwah untuk apa? Tujuan utamanya adalah untuk mendoakan dan menghadiahkan pahala bacaan ayat suci Al Quran, zikir, istighfar, serta selawat kepada ruh orang yang sudah wafat. Harapannya, pahala tersebut sampai kepada ahli kubur, sehingga mereka mendapatkan ampunan, dilapangkan kuburnya, dan dirahmati oleh Allah SWT.
Secara harfiah, apa bacaan kalimat tahlil? Inti dari bacaan tahlil adalah pengucapan kalimat tauhid yang agung, yaitu lafal "Laa ilaaha illallah" yang berarti tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. Namun, dalam majelis tahlilan, kalimat ini dirangkai dengan berbagai zikir dan doa lainnya agar pahala yang dihadiahkan semakin besar.
Lalu, apa saja urutan tahlil? Dalam pelaksanaannya, rangkaian tahlil memiliki susunan yang tertib. Dimulai dengan pembukaan (tawasul atau hadoroh Al-Fatihah kepada Nabi, ulama, dan ahli kubur), dilanjutkan dengan membaca tiga surat Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), ayat-ayat pilihan dari awal dan akhir Surat Al-Baqarah, Ayat Kursi, disusul dengan bacaan istighfar, inti tahlil itu sendiri, selawat nabi, dan diakhiri dengan doa penutup.
Baca juga: Surat Yasin dan Tahlil Lengkap dengan Bacaan Latin dan Doanya
Berikut adalah daftar urutan susunan bacaan tahlil beserta keterangan jumlah pengulangannya, dirangkum secara terstruktur agar mudah dibaca dan dipraktikkan:
1. Pembukaan (Hadoroh / Tawasul)
2. Pembacaan Surat-Surat Pendek
3. Pembacaan Al-Fatihah dan Surat Al-Baqarah
Catatan khusus: Pada bagian ujung ayat "Wa’fu ‘annaa waghfir lanaa warhamnaa", sunnahnya diulang sebanyak 7 kali.
4. Selawat dan Lafal Penyerahan Diri
Lafal Kasih Sayang (Irhamnaa yaa arhamar roohimiin): Dibaca 7 kali.
5. Inti Zikir Tahlil
6. Tasbih dan Selawat Penutup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: