Tampilan meja keramik elegan 5 meter tanpa sambungan yang curi perhatian. (Dewi Kania/Z Creators)
INDOZONE.ID - Seiring waktu industri keramik di Indonesia mengalami revolusi besar. Jika keramik dulunya hanya sering digunakan untuk alas lantai atau tembok, kini beralih dikreasikan menjadi sebuah desain interior seperti meja.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah meja sintered stone yang diakui Museum Rekor Indonesia (MURI) dan dipajang di ajang Keramika 2026. Meja sepanjang 5 meter tanpa sambungan ini menghiasi wajah industri keramik di Indonesia di tahun ini.
Pimpinan Quadra dan Roman Willie Low mengatakan, jika melihat industri keramik 20 tahun lalu, sebagian besar penjualan dilakukan melalui toko-toko. Misalnya di Jakarta, banyak toko keramik tradisional yang menjual produknya melalui showroom biasa. Kondisinya mungkin bisa dibilang agak berantakan, tetapi sekarang semuanya sudah berbeda.
“Saat ini banyak toko keramik tampil seperti butik. Mereka mendesain showroom dengan pendingin ruangan, menampilkan contoh ruang tamu, dapur, dan berbagai display nyata lainnya,” ujarnya saat press conference di NICE PIK 2, Jakarta, baru-baru ini.
Baca juga: Rekor MURI, 5.193 Siswa SD Tanam 3.000 Bunga Bareng Nissin Soklat
Di sisi lain, dengan berkembangnya internet, semua orang sekarang menggunakan media sosial untuk gaya hidup. Cara mereka memanfaatkan media sosial benar-benar mampu menarik perhatian.
Hal ini membuat industri telah mengalami perubahan besar dalam cara melakukan promosi. Kini industri keramik juga mendapat pandangan mengenai desain, seni, dan berbagai hal lainnya.
“Semua hal tersebut telah terintegrasi ke dalam industri keramik. Itulah sebabnya saya menggunakan kata seksi. Industri ini menjadi jauh lebih menarik dan sangat berbeda dibandingkan masa lalu, ketika internet dan media sosial belum sekuat sekarang,” ucapnya.
Willie menjelaskan, meja panjang ini cocok difungsikan ruang makan yang besar atau rumah yang besar, dengan ceiling tinggi. Di samping itu, meja ini cocok juga digunakan di gedung perkantoran, residence, hotel, dan beberapa spot lainnya yang punya space besar.
Untuk proses pembuatan, meja sintered stone ini diproduksi menggunakan teknologi dari Italia sejak 8 tahun lalu. Tampilannya tidak berpori, tahan gores, tahan noda, serta tahan panas.
Menariknya, selama meja ini dibuat, semuanya melibatkan sumber daya orang lokal Indonesia. Karena proses yang panjang itu, MURI langsung menetapkan rekor baru di industri keramik di pertengahan tahun ini.
Baca juga: Libatkan Ratusan Peserta, Pijat Lansia Serentak di 23 Kota Catat Rekor MURI
Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo mengatakan, untuk proses verifikasi dilihat dari dua sisi. Pertama adalah panjangnya dan ada hal lain yang sangat unik, yaitu meja ini dibuat tanpa sambungan.
“Dengan demikian, ini adalah meja terpanjang dan juga tanpa sambungan. Dari rekor ini, MURI berharap bahwa industri keramik di Indonesia bisa lebih berinovasi lagi dan bisa lebih mudah menembus pasar global,” ujar Osmar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan