Mobilitas Sosial Adalah: Pengertian, Bentuk, Faktor, dan Contohnya (Freepik/ pch.vector)
INDOZONE.ID - Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap orang memiliki kesempatan untuk mengalami perubahan posisi atau status sosial. Perubahan ini bisa terjadi karena pendidikan, pekerjaan, kemampuan, maupun faktor lingkungan sekitar.
Fenomena perubahan kedudukan sosial tersebut dikenal sebagai mobilitas sosial. Konsep ini menggambarkan bahwa status seseorang dalam masyarakat tidak bersifat tetap, melainkan dapat berubah seiring waktu.
Dalam ilmu Sosiologi, mobilitas sosial menjadi salah satu kajian penting karena membantu memahami bagaimana individu atau kelompok berpindah dari satu lapisan sosial ke lapisan lainnya, baik secara naik, turun, maupun tetap.
Kata “mobilitas” berasal dari bahasa Latin mobilis yang berarti mudah dipindahkan atau banyak bergerak. Sementara itu, kata “sosial” berkaitan dengan kehidupan bersama dalam masyarakat.
Secara sederhana, mobilitas sosial adalah perpindahan posisi atau status seseorang maupun sekelompok orang dari satu lapisan sosial ke lapisan sosial lainnya dalam struktur masyarakat.
Secara sosiologis, mobilitas sosial berarti perubahan kedudukan warga masyarakat dari satu kelas sosial ke kelas sosial yang lain. Perubahan status ini mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti tingkat ekonomi, jabatan pekerjaan, latar belakang pendidikan, hingga kekuasaan politik.
Baca juga: Sering Scroll Sosial Media Malah Stres? Ini Dampak FOMO yang Banyak Dialami Gen Z
Mobilitas sosial terbagi menjadi beberapa bentuk utama, yaitu:
Mobilitas vertikal adalah perpindahan status sosial yang tidak sederajat atau berbeda tingkatan. Bentuk ini terbagi menjadi dua:
Perpindahan status sosial yang terjadi pada lapisan atau tingkatan yang sama. Dalam mobilitas ini, status baru yang didapatkan seseorang setara dengan status lamanya, hanya berbeda tempat atau peran.
Mobilitas intragenerasi adalah perubahan status sosial yang terjadi pada satu orang dalam hidupnya. Misalnya seseorang yang awalnya hanya pegawai biasa, lalu naik jabatan menjadi supervisor atau manajer.
Mobilitas antargenerasi adalah perubahan status sosial dari orang tua ke anak. Contohnya orang tua bekerja sebagai petani, tetapi anaknya bisa menjadi dokter atau guru karena pendidikan yang lebih baik.
Ini soal kesempatan yang disediakan oleh sistem di negara kita. Kalau negaranya adil dan demokratis, semua orang dari kalangan mana pun punya peluang yang sama untuk sukses.
Contohnya, siapa saja bebas bersaing secara sehat untuk jadi pejabat pemerintah atau bos di perusahaan tanpa perlu melihat asal-usul atau latar belakang keluarganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Deepublishstore.com