Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JULI 2026 • 05:00 WIB

Passive Sentence: Pengertian, Rumus Tenses, Fungsi, dan Contoh Kalimat

Passive Sentence: Pengertian, Rumus Tenses, Fungsi, dan Contoh KalimatIlustrasi belajar (Pexels/Pixabay)

INDOZONE.ID - Sama halnya seperti dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris juga memiliki struktur kalimat pasif yang dikenal dengan sebutan passive sentence atau passive voice.

Materi ini sangat krusial karena sering muncul dalam soal ujian sekolah, tes kecakapan bahasa Inggris seperti TOEFL/IELTS, hingga digunakan secara luas dalam penulisan esai akademik dan berita jurnalistik. Sayangnya, banyak pembelajar yang masih kebingungan saat harus mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif karena melibatkan banyak perubahan tenses.

Agar Anda bisa mengungguli kompetitor dalam tes bahasa Inggris dan berkomunikasi lebih variatif, mari kita bedah tuntas definisi, fungsi, rumus, hingga contoh passive sentence dengan cara yang paling mudah dipahami!

Apa Itu Passive Sentence?

Secara tata bahasa, passive sentence adalah jenis kalimat di mana subjek dikenai suatu tindakan atau pekerjaan dari kata kerjanya. Artinya, fokus utama dari kalimat ini terletak pada hasil atau tindakan itu sendiri, bukan pada siapa yang melakukan tindakan tersebut.

Jika dalam bahasa Indonesia kata kerja pasif ditandai dengan imbuhan di- atau ter- seperti dimakan, terbawa, maka dalam bahasa Inggris, ciri mutlak kalimat pasif adalah penggunaan To be + Verb 3 (Past Participle).

Baca juga: Daftar Kata Bahasa Inggris yang Artinya Sama tapi Beda Penggunaannya, Awas Keliru!

Fungsi dan Kapan Harus Menggunakan Passive Sentence

Mengapa kita harus repot-repot menggunakan kalimat pasif jika kalimat aktif sudah cukup jelas? Dalam aplikasi sehari-hari, passive sentence memiliki fungsi strategis untuk kondisi berikut:

1. Pelaku Tidak Diketahui
Digunakan saat Anda tidak tahu siapa yang melakukan tindakan. (Contoh: My phone was stolen / Ponsel saya dicuri).

2. Fokus pada Objek atau Hasil Tindakan
Digunakan ketika tindakan itu sendiri jauh lebih penting untuk disorot daripada pelakunya.

3. Menghindari Kesalahan atau Tudingan
Berguna untuk menyatakan sesuatu tanpa harus menunjuk siapa yang salah, sering dipakai dalam diplomasi atau PR perusahaan.

4. Penulisan Formal dan Ilmiah
Kalimat pasif sangat umum ditemukan dalam jurnal penelitian, berita, atau laporan akademik untuk menjaga nada yang netral dan objektif.

Aturan Dasar Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif

Untuk merombak kalimat aktif menjadi passive sentence, ada empat langkah berurutan yang wajib Anda terapkan:

  1. Identifikasi elemen Subjek, Verb, dan Objek pada kalimat aktif.
  2. Pindahkan Objek dari kalimat aktif untuk menjadi Subjek baru di kalimat pasif.
  3. Tambahkan helping verb atau To be yang bentuknya disesuaikan dengan tenses kalimat asli dan subjek baru (tunggal/jamak).
  4. Ubah kata kerja utama menjadi bentuk ketiga (Verb 3 / Past Participle).
  5. (Opsional) Tambahkan kata by diikuti oleh subjek asli jika pelaku tindakan penting untuk disebutkan.

Baca juga: Panduan Penulisan Tanggal dalam Bahasa Inggris: Format, Aturan, dan Contohnya

Rumus Passive Sentence Berdasarkan Tenses

Karena to be yang digunakan harus mengikuti aturan tenses, berikut adalah tabel panduan rumus passive sentence yang paling sering digunakan untuk mempermudah Anda:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Passive Sentence: Pengertian, Rumus Tenses, Fungsi, dan Contoh Kalimat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!