INDOZONE.ID - Belajar bahasa asing merupakan tugas yang kompleks dan memerlukan waktu yang intensif, membutuhkan dedikasi, ketekunan, dan kerja keras.
Hal yang mungkin belum kamu ketahui adalah adanya strategi yang dapat membantumu belajar bahasa asing lebih efektif, sehingga kamu dapat memanfaatkan waktu dan energi dengan baik.
Semakin kamu mendengarkan dan membaca, semakin banyak kamu bisa berbicara dan menulis. Selain itu, semakin banyak kamu belajar dari kesalahan, semakin berkembang pula kemampuan bahasamu.
Buatlah rencana studi yang memaksimalkan tiga dimensi pembelajaran bahasa: pemahaman (input), produksi (output), dan mengidentifikasi serta memperbaiki kesalahan (ulasan/umpan balik).
Menguasai bahasa baru melibatkan mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, bahkan terkadang mempelajari alfabet dan format penulisan baru. Jika kamu fokus hanya pada satu aktivitas, yang lainnya akan tertinggal.
Berikut beberapa aktivitas untuk menunjang kamu mempelajari bahasa baru :
Ini adalah cara yang menyenangkan dan efektif untuk meningkatkan pemahaman mendengarkan bahasa asing yang kamu pelajari.
Baca Juga: Wuih, Mba Minimarket Viral Jago Bahasa Jepang Dapat Reward Jalan-jalan ke Jepang
Mulailah dengan menonton dengan teks yang sesuai (subtitle) dalam bahasa yang kamu pahami, dan kemudian secara bertahap, beralih ke versi tanpa teks.
Proses ini membantu mengasah keterampilan mendengarkan dan memahami pengucapan yang berbeda. Pilih film atau acara TV dalam bahasa yang kamu pelajari dan tonton secara teratur.
Mulailah dengan subtitle, lalu beralih ke versi tanpa teks.
Bacaan adalah sumber input yang sangat baik, dan kamu dapat memilih bahan bacaan yang sesuai dengan tingkat keterampilanmu.
Jika kamu masih pemula, mulailah dengan buku anak-anak atau artikel ringan. Jika kemu lebih mahir, tantang dirimu dengan bahan bacaan yang lebih kompleks.
Tetapkan waktu untuk membaca buku atau artikel dalam bahasa yang kamu pelajari. Mulailah dengan bahan bacaan yang sesuai dengan tingkat kemampuanmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The University Of North Carolina At Chapel Hill – UNC Learni