INDOZONE.ID - Dalam dunia yang semakin terkoneksi secara digital, tugas orang tua, terutama para Milenial, semakin kompleks.
Artikel ini akan membahas beberapa poin kunci tentang bagaimana Milenial, terutama yang termasuk dalam generasi iGen, menghadapi tantangan dan memahami peran mereka sebagai orang tua tentang cara parenting dan tantangan di era digital.
iGen adalah istilah untuk generasi yang lahir antara tahun 1995 dan 2012 dan merupakan generasi paling beragam dan terhubung secara digital dalam sejarah.
Mereka tumbuh di era pascakomersialisasi Internet pada 1995 dan tidak memiliki kenangan sebelum Internet. Mereka adalah generasi pertama yang akan menerapkan tantangan Parenting di Era Digital ini.
Baca Juga: China Perketat Internet di Bawah Umur, Ini Bahaya Akses Ponsel Bagi Anak-anak
Studi oleh psikolog Jean Twenge mengungkapkan bahwa iGen memiliki tren perilaku yang unik. Mereka lebih aman dan dilindungi, namun cenderung lebih tertutup dan menghabiskan waktu di rumah.
Statistik menunjukkan bahwa iGen cenderung tidak menghadiri pesta, tidak minum alkohol, tidak merokok dan melakukan hal-hal negatif seperti generasi sebelumnya.
Baca Juga: Wajib Coba! Ini 4 Pekerjaan Online yang Menjanjikan di Era Digital
Depresi dan Kesepian: Studi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat depresi dan kasus bunuh diri di kalangan remaja.
Perkembangan teknologi, khususnya smartphone, dianggap sebagai penyebab utama peningkatan ini. Hal ini dapat menjadi perhatian khusus bagi orang tua millenial sebagai tantangan parenting di Era Digital
Baca Juga: Menaker Ajak Generasi Z Tingkatkan Softskills dan Berpikir Kreatif
Dengan memahami karakteristik dan tantangan iGen, orang tua Milenial dapat membimbing anak-anak mereka dengan lebih efektif di tantangan parenting di era digital ini.
Perlu adanya perhatian ekstra terhadap kesehatan mental dan kebutuhan spiritual anak, serta memastikan bahwa teknologi digunakan sebagai alat pembelajaran dan bukan pengganti kehidupan nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Desiringgod.org