INDOZONE.ID - Modus manipulasi nilai calon siswa untuk masuk sekolah menengah atas negeri (SMAN) di Kota Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap.
Modus ini diduga dilakukan untuk memalsukan nilai rapor agar calon siswa diterima melalui jalur prestasi rapor.
Terdapat catatan tentang 51 calon siswa yang menaikkan nilai rapor mereka untuk masuk SMAN di Depok.
Diketahui bahwa 51 calon peserta didik (CPD) dari beberapa SMAN di Depok dianulir karena terbukti memanipulasi nilai rapor.
"Ya, jadi 51 CPD dari salah satu SMP ya, itu terpaksa harus dianulir, status diterimanya (jadi murid) gitu. Nah, jadi terpaksa harus dianulir," kata Plh Kadisdik Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, dilansir dalam akun @lambe_turah pada Kamis (18/7/2024).
Baca Juga: Viral Momen Satpam Payungi Guru saat Salat di SMPN 20 Depok
8 SMAN di Depok yang menganulir 51 siswa diantaranya:
1. SMAN 1 sebanyak 21 CPD
2. SMAN 2 sebanyak 2 CPD
3. SMAN 3 sebanyak 5 CPD
4. SMAN 4 sebanyak 1 CPD
5. SMAN 5 sebanyak 4 CPD
6. SMAN 6 sebanyak 9 CPD
7. SMAN 12 sebanyak 5 CPD
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lambeturah.co.id