Ilustrasi interview lamaran kerja (Unsplash/Van Tay Media)
Bagi kamu para jobseeker (pencari kerja), tentu sudah tak asing dengan istilah resume. Yap, benar banget!
Selain Curriculum Vitae (CV), resume merupakan dokumen yang sering diminta oleh pihak perekrut perusahaan sebagai syarat melamar kerja.
Pada umumnya, perusahaan meminta kandidat pencari kerja untuk melampirkan resume agar perusahaan tahu seperti apa tujuan karier si pelamar.
Lalu, bagaimana langkah membuat resume lamaran kerja yang baik agar pihak perusahaan tertarik?
Untuk lebih tahu, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
1. Siapkan Data Pribadi Lengkap
Langkah pertama membuat resume lamaran kerja yaitu mempersiapkan data pribadi selengkap-lengkapnya.
Data-data tersebut meliputi informasi seputar pengalaman organisasi, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, hingga pencapaian yang pernah diraih.
Setelah semua data terkumpul, kamu pun akan lebih mudah menulis dekskripsi resume dari data tersebut.
Jangan lupa, cantumkan seluruh kontak detail, seperti nomor ponsel/WhatsApp dan alamat e-mail formal.
2. Sesuaikan Isi Resume dengan Jenis Pekerjaan
Perlu diingat, isi resume bersifat fleksibel, sehingga data pada resume dapat diubah sewaktu-waktu sesuai dengan pekerjaan yang dilamar.
Isi resume pun tidak harus dipaparkan secara kronologis. Karena, resume lebih menekankan terhadap pencapaian tertentu dari seseorang.
Lebih tepatnya, resume sebagai 'alat pemasaran' pada kekuatan diri orang tersebut.
3. Gunakan Bahasa Sederhana dan Mudah Dimengerti
Supaya resume lamaran kerja menarik, kamu tidak perlu menggunakan bahasa yang sulit atau terkesan tinggi.
Cukup gunakan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti, tidak bertele-tele, dan lebih to the point pada ringkasan tentang kelebihan (skill) kamu.
Hindari menggunakan bahasa bombastis atau berlebihan, apalagi slogan/jargon yang tidak terlalu penting. Ini hanya akan membuat si perekrut jadi illfeel.
4. Singkat, Padat, dan Jelas
Sifat resume memang fleksibel daripada CV lamaran kerja. Namun, ini bukan berarti kamu bisa menulis resume panjang-panjang.
Sebaiknya, buatlah resume yang padat, singkat, jelas, dan tidak lebih dari tiga halaman. Karena kalau terlalu panjang, pihak pemberi kerja akan bosan.
Kalaupun memang ingin menjelaskan secara detail, ada baiknya dilakukan saat wawancara atau interview kerja (jika lolos sampai tahap ini).
5. Desain Resume Simpel dan Eye Catching
Apakah resume lamaran kerja kamu sudah rampung? Jika iya, langkah selanjutnya adalah merancang (desain) resume yang bagus.
Rancanglah resume dengan desain simpel dan eye catching. Hindari menggunakan warna-warna terlalu mencolok.
Begitupula dalam hal memilih huruf (font) tulisan, usahakan bukan jenis huruf yang terlalu basic. Karena, itu akan memberi kesan kaku dan bosan.
Perhatikan juga penggunaan capslock, italic, dan bold pada beberapa kata yang diberi penekanan.
6. Posisikan Diri Sebagai Pembaca
Terakhir, langkah membuat resume baik dan benar untuk melamar kerja yaitu membaca ulang secara keseluruhan dan posisikan diri sebagai pembaca.
Sambil membaca, pertahankan perspektif objektif dari mata pembaca. Perkirakan apakah yang kamu jelaskan itu memang layak diketahui, penting, dan enak dibaca.
Kamu pun bisa meminta bantuan beberapa teman untuk membaca resume tersebut. Tanyakan pendapat mereka tentang apa yang kurang agar isi resume-mu lebih kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: