Putri Sofia dari Swedia. (Photo/Instagram/@sofia_princesssweden)
Putri Sofia dari Swedia merupakan seorang wanita yang tetap rendah hati dan senang membantu sesama meski memiliki gelar bangsawan yang disandangnya. Saking rendah hatinya, ia bahkan menjalani kehidupan sehari-hari layaknya orang biasa.
Putri Sofia mengenyam pendidikan di jurusan akuntansi dan pengembangan bisnis. Terlepas dari latar belakang pendidikan, wanita 35 tahun ini juga menjalani profesi sebagai instruktur yoga.
Mantan model dan bintang reality TV ini merupakan instruktur yoga bersertifikasi dan pernah bekerja di salah satu studio yoga di New York. Namun, setelah menikah dengan Pangeran Carl Philip, ia meninggalkan pekerjaannya dan fokus pada kegiatan amal.
Beberapa bulan lalu Putri Sofia bergabung sebagai volunteer untuk membantu rumah sakit yang kekurangan tenaga medis karena membludaknya pasien COVID-19.
Baca juga: Lihat Penampakan Putih Misterius di Jendela, Bukannya Kabur Wanita ini Malah Ajak Foto
Wanita yang mendapatkan gelar kerajaan sebagai Princess of Sweden pada 2015 ini mengikuti pelatihan secara daring selama tiga hari sebagai volunteer untuk membantu bagian logistik. Selesai pelatihan, ia kemudian ditempatkan di Rumah Sakit Stockholm, yang sejak merebaknya pandemi virus Corona selalu dibanjiri pasien.
Ibu dua anak ini membantu dokter dan perawat dengan bekerja di dapur secara shift. Selain menyiapkan makanan rumah sakit, dia juga bertugas bersih-bersih dan melakukan sterilisasi pada alat-alat kesehatan.
Jadi pekerja sosial memang bukan hal baru bagi Putri Sofia karena ia dikenal peduli dengan kesehatan dan kesejahteraan anak. Tak hanya itu saja, pada 2010, Putri Sofia menjadi salah satu pendiri organisasi non-profit Project Playground, sebuah badan amal yang membantu pendidikan anak-anak kurang beruntung di Afrika Selatan.
Bersama sang suami, dia juga mendirikan Yayasan Pangeran Carl Philip dan Putri Sofia yang fokus pada penanganan korban bullying.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: