Setelah sukses dengan gelaran pertama awal 2020 lalu, kini ajang anugerah fiksi kriminal Indonesia bertajuk Scarlet Pen Awards atau Kusala Pena Merah kembali digelar. Ajang ini disebut sebagai sarana untuk memberikan apresiasi bagi para penulis novel fiksi kriminal Indonesia kendati genre ini masih sangat minoritas.
"Mereka (penulis) yang sudah berani nulis genre minoritas ini di tengah pasar novel genre lain yang lebih populer inilah perlu diapresiasi," tulis Detectives ID, selaku penggagas ajang tersebut dalam keterangan resminya.
Dari beberapa nominasi yang masuk, bisa disimak ada beberapa nama yang cukup familiar di genre tersebut seperti Tsugaeda, Ruwi Meita, atau Chandra Bientang yang memang fokus menggarap genre tersebut. Termasuk Rezawardhana yang mulai menulis genre kriminal semenjak tiga tahun yang lalu.
Menurut penulis yang akrab dipanggil Reza tersebut, genre fiksi kriminal di Indonesia memang masih kalah bila dibandingkan genre romance. Namun kendati tidak dominan, bukan berarti genre ini tidak mendapat tempat mengingat munculnya beberapa penulis baru di genre tersebut.
"Tidak dominan bukan berarti tidak mendapat tempat, justru perkembangan yang signifikan genre kriminal di Indonesia diprediksi akan terus memiliki penggemar. Secara pribadi jika saya boleh memprediksi, genre fiksi kriminal akan berada di tempat yang lebih tinggi dari beberapa tahun belakangan," tutur penulis yang namanya juga tercatat sebagai peraih nominasi untuk kategori Best Short Story.
"Munculnya wajah-wajah baru pengulas buku fiksi kriminal adalah buktinya. Tetapi bukti yang paling kentara tentu saja makin banyak penulis yang bergelut di genre fiksi kriminal," tambahnya kepada Indozone.
Beberapa nama baru yang muncul di genre ini terkadang berasal dari genre lainnya yang mencoba untuk keluar dari zona nyamannya. Sebut saja Area, penulis novel 'My Scret Bodyguard' yang masuk dalam nominasi 'Best Romance Crime.'
"Kebetulan waktu itu ada Sayembara Novel Romance-Action yang diadakan oleh Biru Magenta (nama penerbit-red). Saya memang biasanya pengejar event dan sayembara waktu itu. Jadi, saya merasa tertantang untuk mengikutinya. Kebetulan, saya biasanya buat novel romance, sad story atau komedi. Saya ingin coba keluar dari zona nyaman," tuturnya saat dihubungi Indozone.
Untuk mengetahui novel apa saja yang masuk dalam nominasi Scarlet pen Awards 2021, simak daftarnya di bawah ini.
Baca Juga: Penulis Perempuan Dominasi Penghargaan Novel Kriminal
Best Mystery
Best Romance Crime
Best Thiller
Best Novel
Best Light Novel
Best Short Story
Best Children Book
Best Cover
Author of the Year
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: