Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 17 AGUSTUS 2021 • 18:24 WIB

Niat Puasa Tasua dan Asyura serta Keutamaannya Menurut Rasulullah SAW

Niat Puasa Tasua dan Asyura serta Keutamaannya Menurut Rasulullah SAWIlustrasi membaca niat puasa Tasua dan Asyura (photo/pixabay/Konevi)

Umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa Tasua dan Asyura yang jatuh pada tanggal 9 dan 10 Muharram 1443 Hijriah.

Bacaan niat puasa Tasua dan Asyura dapat dilafalkan sebelum imsak, tata cara berpuasanya juga serupa dengan puasa lainnya, yakni menahan diri dari waktu terbit hingga terbenamnya matahari.

Keutamaan puasa Tasua dan Asyura sangat istimewa, karena dilakukan pada bulan Muharram, yang merupakan bulan suci atau bulan haram.

Berikut ini Indozone bagikan bacaan niat puasa Tasua dan Asyura serta keutamaannya menurut Rasulullah SAW.

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura

Ilustrasi puasa Tasua dan Asyura (photo/pixabay/sharonang)

Puasa di bulan Muharram terbagi atas puasa Tasua tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura tanggal 10 Muharram kalender Hijriah.

Tahun baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021, maka jadwal puasa Tasua dan Asyura adalah sebagai berikut:

  • Puasa Tasua 9 Muharram: Rabu, 18 Agustus 2021
  • Puasa Asyura 10 Muharram: Kamis, 19 Agustus 2021

Niat Puasa Tasua dan Asyura

Ilustrasi membaca niat puasa Tasua dan Asyura (photo/pixabay/Konevi)

Puasa Tasua dan puasa Asyura masing-masing memiliki niat tersendiri. Niat tersebut diucapkan sebelum memasuki waktu imsak saat fajar.

Ada pun kedua niat puasa Tasua dan Asyura adalah sebagai berikut:

Niat Puasa Tasua

Nawaitu shauma tasu'a sunnatal lillaahita'ala

Artinya: "Saya niat puasa hari Tasu'a, sunah karena Allah ta'ala."

Niat Puasa Asyura

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati 'Asyura lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa sunah Asyura, sunah karena Allah ta'ala."

Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura

Ilustrasi puasa Tasua dan Asyura (photo/pixabay/hisalman)

Puasa Tasua dan Asyura di bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Tak heran jika Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya.

Berikut ini beberapa keutamaan puasa Tasua dan Asyura di bulan Muharram menurut Rasulullah SAW:

1. Puasa terbaik setelah puasa Ramadhan

Puasa Tasua dan Asyura dilaksanakan di bulan Muharram, sehingga disebut sebagai puasa terbaik setelah puasa Ramadhan, maka dari itu sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Dalil mengenai keutamaan puasa di bulan Muharram ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah ra, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram." (HR. Muslim)

Puasa Muharram yang boleh dilakukan juga bukan sebatas puasa Tasua dan Asyura saja.

Selain kedua puasa sunah tersebut, boleh pula melakukan puasa di awal atau tengah bulan Muharram.

2. Menghapus dosa setahun lalu

Keutamaan puasa Asyura di bulan Muharram, salah satunya yaitu dapat menghapus dosa setahun yang lalu.

Abu Qatadah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang keutamaan puasa Asyura, lalu beliau menjawab:

"Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat." (HR. Muslim)

 

3. Amalan pembeda dari orang Yahudi

Puasa Tasua dan Asyura memiliki keutamaan sebagai amalan pembeda dari orang-orang Yahudi dan Nasrani.

Sebab, orang-orang Yahudi dan Nasrani sangat mengagung-agungkan tanggal 10 Muharram.

Sehingga, untuk membedakannya, Rasullulah SAW menyarankan agar puasa 10 Muharram (Asyura) didahului dengan puasa di tanggal 9 Muharram (Tasua).

"Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram)." (HR. Muslim)

 

4. Pahalanya setara dengan puasa 30 hari

Keutamaan puasa Tasua dan Asyura yang tak kalah istimewa yakni pahalanya yang sebanding dengan berpuasa selama 30 hari.

Hal ini karena puasa Tasua dan Asyura dilaksanakan di bulan Muharram, bulan yang penuh kemuliaan. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Orang yang berpuasa pada hari Arafah maka menjadi pelebur dosa dua tahun, dan orang yang berpuasa sehari dari bulan Muharram maka baginya puasa setiap sehari pahala 30 hari puasa.” (HR. At-Thabarani dalam Al-Mu’jamus Shagir).

 

5. Hari yang diagungkan Rasulullah

Berdasarkan sejarahnya, Hari Asyura merupakan hari kemenangan Nabi Musa bersama Bani Israil atas Fir'aun dan bala tentaranya.

Allah SWT telah menolong Nabi Musa dengan memberikan mukjizat lewat tongkatnya yang bisa membelah laut merah.

Sebagai ungkapan rasa syukur, maka Nabi Musa berpuasa pada hari itu, yang diikuti oleh kaum Yahudi hingga masa Nabi Muhammad SAW.

Diceritakan oleh perawi Ibnu Abbas radhiallahu‘anhuma, saat Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah dan menemukan orang-orang Yahudi berpuasa, beliau bersabda:

“Kami (kaum muslimin) lebih berhak menghormati Musa.” kemudian Nabi berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari)


Nah, itulah bacaan niat puasa Tasua dan Asyura serta keutamaan melaksanakan puasa Tasua dan Asyura di bulan Muharram. Semoga bermanfaat!

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Niat Puasa Tasua dan Asyura serta Keutamaannya Menurut Rasulullah SAW

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!