Ilustrasi sholat Jumat (photo/unsplash/@rumanamin)
Sholat Jumat merupakan sholat yang dilaksanakan secara berjamaah setiap hari Jumat untuk menggantikan sholat Zuhur.
Sholat Jumat wajib dilaksanakan oleh tiap laki-laki Muslim, karena hukum sholat Jumat adalah fardhu 'ain, sehingga tidak dapat diwakilkan.
Sholat Jumat membawa banyak kebaikan, maka dari itu Allah SWT berfirman dalam Al-Quran tentang pentingnya sholat Jumat.
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, dan itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui." (QS. Al Jumu'ah 62:9)
Sebelum memulai sholat Jumat, baik imam maupun makmum wajib membaca niat sholat Jumat.
Adapun bacaan niat sholat Jumat berjamaah di Masjid bagi imam maupun makmum dalam bahasa latin dan artinya yaitu:
Ushollii fardlol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala.
Artinya: "Aku niat melakukan shalat Jumat 2 rakaat, sambil menghadap kiblat, saat ini, menjadi imam karena Allah ta'ala."
Ushollii fardhol Jumati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma-muuman lillaahi ta'aala.
Artinya: "Aku berniat sholat Jumat dua rakaat, menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah ta'ala."
Setelah mengetahui bacaan niat sholat Jumat, sebaiknya kamu juga memahami tata cara sholat Jumat berjamaah di masjid.
Tata cara sholat Jumat pada dasarnya sama dengan salat sunah lainnya yang berjumlah dua rakaat, diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam.
Bedanya, sholat Jumat dilakukan setelah khatib selesai menyampaikan dua khotbah Jumat.
Pertama-tama, khatib naik ke mimbar, mengucapkan salam, dan duduk, lalu muazin mengumandangkan azan.
Kemudian khatib menyampaikan khutbah pertama dengan memuji Allah SWT, berselawat, bersyahadat, dan memberikan pesan takwa.
Selesai khutbah pertama, khatib akan duduk sejenak. Setelah itu, khatib kembali berdiri untuk menyampaikan khutbah kedua dan mengakhirinya dengan doa.
Setelah khutbah kedua selesai dan khatib turun dari mimbar, maka muazin akan melaksanakan iqamah, barulah sholat Jumat dilakukan.
Gerakan sholat Jumat dan bacaan dalam sholat Jumat sebenarnya serupa dengan sholat lainnya. Berikut tata cara sholat Jumat secara berurutan:
Dalam menunaikan sholat Jumat, ada beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi agar ibadah sholat Jumat menjadi sah.
Dikutip dari kitab ilmu fikih Safinah An-Najah, terdapat enam hal yang menjadi syarat sah sholat Jumat, yaitu sebagai berikut:
Selain harus memenuhi syarat sah sholat Jumat, seorang Muslim juga harus termasuk ke dalam golongan yang wajib melaksanakan sholat Jumat.
"Sholat Jumat wajib bagi setiap muslim dalam jamaah, kecuali empat, (yaitu) hamba sahaya, wanita, anak-anak, atau orang sakit." (HR. Abu Dawud dari Thariq bin Shihab)
Berdasarkan hadis di atas, terdapat beberapa kriteria golongan orang yang wajib sholat Jumat, yakni sebagai berikut:
Bagi muslim yang memenuhi kriteria golongan orang yang wajib sholat Jumat dan dapat melengkapi syarat sah sholat Jumat, namun tidak mendirikan sholat Jumat, akan mendapatkan balasan.
"Siapa meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena meremehkan, niscaya Allah menutup hatinya." (HR At-Turmudzi, At-Thabarani, Ad-Daruquthni)
Untuk menyempurnakan amal ibadah sholat Jumat, ada sejumlah sunah sholat Jumat yang perlu diketahui umat Muslim.
Berikut ini sunah-sunah sholat Jumat yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada umat Muslim:
Itulah penjelasan mengenai niat sholat Jumat beserta tata caranya secara lengkap. Semoga Allah SWT selalu merahmati umat Muslim agar dapat merasakan nikmatnya sholat Jumat, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: