Menjadi ibu rumah tangga enggak jadi pembatas bagi emak-emak di Cilegon untuk menghasilkan cuan.
Hal itu dibuktiin oleh para emak-emak ini dengan berkebun di sebuah lahan tidur.
Emak-emak yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Cengek, di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon ini memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami tanaman bermanfaat.
Berbagai tanaman seperti kangkung, tomat, cengek atau cabai, sawi, hingga jagung pulut yang ditanam berhasil hasilkan omset ratusan ribu Rupiah untuk satu kali panen.
Ketua KWT Cengek, Siti Hasanah, mengatakan, tanaman-tanaman yang telah panen dari KWT Cengek ini biasa dijual dan hasilnya dimasukkan ke kas, sementara sisanya akan dibagikan kepada anggota.
"Tanaman yang sudah panen biasanya suka dijual, yang paling sering kangkung karena umur panennya sebentar paling 25 hari sisanya cukup lama prosesnya," kata Siti Hasanah.
Selain untuk menghijaukan lingkungan, Siti menambahkan kalau lahan seluas 200 meter ini bisa memberdayakan ibu-ibu untuk tetap produktif disela mengurus rumah tangga.
"Pengin lingkungan hijau dan banyak manfaat dari hasil nanam. Lumayan buat ekonomi, biasa beli cengek, tomat, kangkung, sekarang tinggal metik," ujarnya.
Kata Siti, saat sedang panen pun pernah ada permintaan dari instansi swasta untuk bekerjasama.
"Kaya kemarin panen kangkung dapet 25 kilogram, dijual perikatnya Rp4 ribu, cengek tomat 5-6 kilogram. Bahkan, kalau udah panen ada yang minta kerjasama minta sayuran yang segar," tutup Siti.
Artikel menarik lainnya:
Keren! Terompet Reog Buatan Mahasiswa Ponorogo Sukses Merajai Pasar Internasional
Uniknya! Panen Raya Labu di Turki, Ada yang Berbentuk Biola dan Seukuran Kepalan Tangan
Rindu Kuliner Indonesia, WNI di Belgia Rela Rogoh Rp1,5 Juta demi Seporsi Martabak!
Viral! Mr Nanang, Penjual Cincau Asal Bogor yang Jago 9 Bahasa, Salah Satunya Slovakia
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: