Ilustrasi rambut berhijab (freepik/azerbaijan_stockers)
Cara merawat rambut berhijab sedikit berbeda dengan perawatan rambut yang tidak berhijab.
Meski terlindungi dari debu, polusi, dan sinar matahari, namun rambut wanita berhijab sangat rentan rontok, berketombe, lepek, dan bau.
Maka dari itu, bagi kamu yang berhijab, cara merawat rambut untuk wanita berhijab perlu kamu ketahui.
Berikut ini INDOZONE bagikan cara merawat rambut berhijab dengan tepat untuk mencegah ketombe, kerontokan, kering, dan rusak.
Lakukan perawatan ini secara rutin untuk hasil yang maksimal, dan hindari kebiasaan buruk yang dapat merusak rambut.
Cara merawat rambut berhijab yang pertama yaitu dengan membiasakan menyisir rambut.
Meski terkesan sepele, namun langkah ini ternyata bermanfaat untuk mencegah kerontokan.
Sebab, saat menggunakan hijab, rambut yang diikat lebih rentan kusut dan rontok.
Dengan menyisir rambut secara rutin, maka rambut jadi mudah diatur dan tidak patah.
Bila rambut telanjur kusut, kamu bisa menggunakan sisir bergigi jarang atau lebar.
Sebaiknya, kamu juga menyisir rambut sebelum keramas, agar kerontokan tidak makin parah.
Ketika menggunakan hijab, hindari mengikat rambut terlalu kencang atau ketat.
Hal ini dapat mengakibatkan helai rambut rentah patah, rapuh, dan mudah rontok.
Cukup ikat rambut dengan longgar, agar rambut tidak mendapat terlalu banyak tekanan.
Atau kamu bisa memotong rambut menjadi pendek, agar tidak perlu mengikat rambut.
Saat ini sudah banyak produk perawatan rambut yang ditujukan untuk wanita berhijab.
Karena biasanya rambut wanita yang berhijab, cenderung mudah berminyak dan lembap.
Kondisi tersebut membuat rambut menjadi rentan bau dan berketombe.
Untuk merawat rambut berhijab, kamu dapat menggunakan produk khusus hijab antirontok, antiketombe, dan dengan wangi segar.
Sama seperti rambut yang tidak menggunakan hijab, perawatan rambut berhijab juga memerlukan hair mask atau masker rambut.
Masker rambut berguna untuk memberikan asupan nutrisi dan vitamin untuk memperkuat rambut.
Gunakanlah masker rambut dari bahan alami, seperti alpukat, lidah buaya, air mawar, dan minyak zaitun.
Pakai hair mask dua kali seminggu, sembari pijat kulit kepala untuk melancarkan alirah darah.
Cara merawat rambut wanita berhijab yang tak kalah penting yaitu mengeringkan rambut sebelum berhijab.
Menggunakan hijab saat rambut masih basah, dapat memicu timbulnya ketombe yang bikin gatal.
Masalah lainnya yang akan muncul yakni bau apak pada rambut dan hijab.
Sebisa mungkin, keringkan rambut setelah keramas secara alami atau dengan bantuan kipas angin dan hair dryer.
Pemilihan bahan hijab yang tepat juga menjadi cara merawat rambut bagi wanita berhijab.
Sebaiknya, pilihlah hijab dan dalaman (ciput) berbahan katun, sifon, atau sutra.
Selain lebih nyaman, bahan tersebut juga memudahkan sirkulasi udara, sehingga bisa mengurangi bau pada rambut.
Menggunakan hijab dan ciput sebaiknya juga jangan terlalu ketat, agar tidak terjadi kerontokan.
Saat sedang di rumah dan tidak memakai hijab, usahakan kamu membuka ikatan rambut.
Dengan membiarkan rambut tergerai, maka kulit kepala dapat "bernapas" lebih lega.
Tindakan tersebut juga bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan rambut menjadi lebih panjang.
Ada baiknya, kamu berjemur agar rambut terpapar sinar matahari pagi, untuk membantu sirkulasi di bagian kepala.
Itulah cara merawat rambut wanita berhijab agar terhindar dari rambut rontok, ketombe, kering, dan rusak. Semoga bermanfaat!
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: