Pada masa menyusui, seorang ibu tak hanya perlu mendapatkan dukungan suasana tenang dan harmonis dari keluarga besar dan lingkungan saja, tapi juga dari suami. Hal ini demi kelancaran pemberian air susu ibu (ASI).
Saat suami istri memiliki hubungan yang harmonis, hal ini dapat meningkatkan kerja hormon oksitosin yang menentukan keluarnya ASI. Pengaruh dari hormon inilah yang membuat kontraksi otot saluran ASI sehingga payudara mampu mengeluarkan ASI.
Selain itu, dukungan suami, seperti memberikan pijatan kepada istri dengan penuh kasih sayang atau membantu ikut merawat si kecil, juga dapat meningkatkan peluang kesuksesan pemberian ASI ekslusif.
Dukungan lain yang juga dapat mempengaruhi kelancaran ASI, juga bisa dengan menemani sang ibu mendapatkan informasi tentang menyusui atau menyiapkan kebutuhan ibu, seperti asupan makanan dan minuman bergizi untuk si ibu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: