INDOZONE.ID - Herpes adalah infeksi yang disebabkan oleh HSV (virus herpes simpleks). Virus ini memengaruhi genitalia eksternal, daerah anus, permukaan mukosa, dan kulit di bagian lain tubuh.
Herpes adalah kondisi jangka panjang. Namun, banyak orang tidak mengalami gejalanya walaupun mereka memiliki virus ini.
Gejalanya bisa meliputi lepuh, bisul, nyeri saat buang air kecil, luka dingin, dan keputihan. Kamu bisa mengobatinya dengan menggunakan obat-obatan dan pengobatan rumahan.
Pada artikel ini, kita akan membahas gejala herpes, cara mengobatinya, dan cara menghindarinya. Sebelum itu, mari kita lihat terlebih dahulu fakta-fakta tentang herpes.
Baca juga: Enggak Nyangka! Vaksin Herpes Zoster Diklaim Bisa Turunkan Risiko Demensia, Ini Kata Ahli
Fakta singkat tentang herpes:
Kebanyakan orang tidak akan mengalami gejalanya selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah terinfeksi.
Mereka yang memiliki gejala selama periode awal akan melihat gejala herpes sekitar 4 hari setelah paparan (kisaran rata-rata adalah 2-12 hari).
Banyak orang yang terinfeksi HSV menderita herpes secara berulang. Ketika seseorang pertama kali terinfeksi, kekambuhan cenderung lebih sering terjadi.
Namun seiring waktu, periode remisi (masa berhentinya penyakit) semakin lama, dan setiap kejadi cenderung menjadi kurang parah.
Infeksi primer adalah istilah yang digunakan untuk herpes genital yang terjadi ketika seseorang pertama kali terinfeksi. Gejala-gejalanya bisa sangat parah dan mungkin termasuk:
Dalam kebanyakan kasus, borok tersebut akan sembuh, dan kamu tidak akan memiliki bekas luka yang permanen.
Gejala yang terjadi pada infeksi berulang cenderung tidak parah dan tidak berlangsung selama mereka pada tahap infeksi primer. Biasanya, gejala akan berlangsung tidak lebih dari 10 hari. Berikut gejala-gejalanya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: