Ilustrasi dokter di Kenya (Foto oleh Thirdman dari Pexels)
Seorang dokter di Kenya telah dinyatakan tewas akibat virus Corona. Padahal dulunya ia sempat menentang vaksin COVID-19 dan menganjurkan untuk mengonsumsi obat lain untuk tangkal Covid.
Obat yang dianjurkan oleh dokter bernama dr Karanja ini adalah obat hirup uap serta tablet hydroxychloroquine.
Sebelum meninggal, dr Karanja sangat menentang vaksin COVID-19. Ia mengatakan bahwa penyakit Corona tak perlu vaksin sama sekali. Cukup dengan obat yang dianjurkannya saja.
Dia lalu mendatangi berbagai forum untuk menganjurkan pengobatan alternatif, termasuk inhalasi uap dan obat seperti hidroksiklorokuin dan Ivermectin, yang belum disetujui WHO untuk mengobati COVID-19.
Nah, buat kamu yang masih belum melakukan vaksin COVID-19, segera melakukan vaksin ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: