Ilustrasi sakit perut (Unsplash/Motortion)
Saat sedang berpuasa, tubuh akan mengalami berbagai perubahan kondisi yang dikarenakan berubahnya pola makan dan pola tidur.
Salah satu kondisi yang sering terjadi ialah perut kembung. Perut kembung merupakan sebuah kondisi yang membuat perut seakan penuh dan sesak, sehingga membuat rasa tak nyaman.
Baca juga: Ade Armando Kini Alami Pendarahan Kandung Kemih, Apa Gejala & Resikonya Mengkhawatirkan?
Perut kembung saat puasa biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang tidak tepat. Gejala yang dialami juga bermacam-macam, di antaranya seperti sendawa, buang air terus-menerus, dan rasa bergejolak perut.
Kondisi ini tentu saja tidak boleh disepelekan, sebab bisa menjadi sebuah pertanda bahwa tubuh sedang dalam keadaan tidak sehat.
Nah mengutip dari Health, inilah beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi perut kembung.
Untuk menghindari perut kembung hindarilah makanan dan minuman yang mengandung gas tinggi saat sahur dan berbuka, seperti kacangan-kacangan, kubis, cumi, soda, dan kopi.
Makanan dan minuman tersebut akan membuat gas berlebih pada perut di siang hari.
Makanan dan minuman manis, baik yang menggunakan pemanis buatan seperti fruktosa, sorbitol, ataupun pemanis alami, adalah bahan yang sulit dicerna oleh tubuh.
Karena itu, jika kamu kerap mengalami perut kembung saat puasa dan gemar mengonsumsi makanan manis saat berbuka, sebaiknya mulai kurangi, ya.
Perut kembung saat puasa juga bisa terjadi karena terbatasnya asupan air yang masuk ke tubuh.
Oleh karena itu, pastikan asupan cairan tubuh terpenuhi, dengan membiasakan diri minum dua gelas saat berbuka puasa, empat gelas di malam hari, dan dua gelas air putih saat sahur.
Selain mengatasi perut kembung, minum air putih yang cukup juga akan membantu dalam menjaga keseimbangan natrium dalam tubuh.
Salah satu cara yang jarang disadari dapat mengatasi perut kembung ialah makan perlahan. Sebab, jika kamu makan dengan tergesa-gesa, makanan yang masuk tidak akan halus, sehingga kerja lambung menjadi semakin berat.
Akibatnya, produksi gas pun akan meningkat, dan terjadilah perut kembung.
Selain makanan dan minuman, perut kembung saat puasa juga bisa disebabkan oleh stres. Hal ini terjadi karena ketika sedang stres, proses pernapasan menjadi kacau, sehingga terjadi penumpukan gas dalam perut.
Nah, jika kamu sering mengalami perut kembung saat puasa, cobalah untuk mengelola stres dan emosi dengan baik, karena saat puasa emosi cenderung menjadi kurang stabil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: