Saat tubuh terlalu kurus, rasa ingin menaikkan berat badan tentu meningkat. Tentu, beberapa cara dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan ini. Namun, sebagian memilih untuk melakukan segala cara untuk mendapatkan tubuh ideal tersebut.
Pada dasarnya, menaikkan berat badan dapat dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Ini dilakukan dengan menyesuaikan kesehatan masing-masing dan mencari tahu penyebab berat badan rendah.
Berikut ini cara menaikkan berat badan yang aman dan sehat agar tubuh ideal bisa didapatkan. Namun, sebelumnya ketahui dulu yuk penyebab berat badan rendah.
Dilansir dari alodokter.com, penyebab berat badan rendah pada dasarnya bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya, gangguan makan, gangguan pencernaan, malnutrisi, infeksi (HIV atau tuberkolosis), hingga terserang penyakit tertentu.
Adapun penyebab lainnya adalah malbrosi makanan atau gangguan penyerapan salah satu atau beberapa zat nutrisi di usus halus yang mengakibatkan beberapa gangguan gejala.
Di sisi lain, berat badan rendah juga dapat disebabkan oleh diet ekstrem, efek samping obat-obatan, seperti kemoterapi atau meminum pil pelangsing, konsumsi minuman beralkohol hingga narkoba.
Dari semua penyebab tersebut, kamu perlu mengetahui sebab rendahnya berat badanmu. Sebagai informasi, Indeks Massa Tubuh (IMT) di bawah normal adalah 18,5. Normalnya adalah 18,5-22,9.
Setelah mengetahui penyebab berat badan rendah, tentu langkah selanjutnya adalah pelan-pelan menaikkan berat badanmu. Tentu, pada setiap orang caranya tidak sama. Namun, beberapa cara menaikkan berat bedan secara umum ini bisa kamu aplikasikan.
Memiliki berat badan rendah tidak semerta-merta diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan tinggi kalori, cepat saji, berlemak, atau yang memiliki kadar gula tinggi.
Cara menaikkan berat badan yang benar adalah dengan menambah nutrisi dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, seperti buah, sayur, kacang-kacangan, daging tanpa kulit atau lemak, tahu, tempe, telur, dan ikan.
Suplemen nutrisi juga perlu ditambahkan agar kebutuhan nutrisi dan berat badan bisa naik.
Cara menaikkan berat badan selanjutnya adalah dengan menaikkan intensitas makan. Makanlah lebih sering namun dengan porsi yang kecil. Seperti enam sampai tujuh kali dalam sehari daripada dua sampai tiga kali saja dalam sehari dengan porsi besar.
Dengan melakukan hal tersebut, berat badan kamu akan lebih mudah untuk naik karena lambung akan beradaptasi dengan kebiasaan makan ini.
Asupan nutrisi untuk menaikkan berat badan juga bisa didapatkan dari minuman padat kalori, seperti smoothies, susu, yoghurt, dan jus segar di sela waktu makan.
Hal ini akan memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus nutrisi dan kalorimu.
Jika pada tubuh yang gemuk memakan camilan terlalu sering akan menambah berat badan, pada tubuh yang kekurangan berat badan justru hal ini dianjurkan.
Akan tetapi, camilan yang dikonsumsi harus sehat dan kaya akan nutrisi, seperti yoghurt, cokelat hitam, buah-buahan, atau roti gandum.
Camilan seperti goreng-gorengan sebenarnya masih boleh dikonsumsi, namun hanya sesekali saja. Hal ini karena konsumsi makanan ini memiliki kadar kolesterol tinggi dan dapat meningkatkan risiko penyakit.
Taburan keju parut pada roti, mentega pada tumisan, atau krim dan susu pada sup dapat menjadi asupan kalori. Cara menaikkan berat badan ini perlu dilakukan dengan hati-hati pula karena menjada kadar gula darah, garam, dan kolesterol yang dapat menganggu kesehatan tubuh.
Meminum banyak air setelah makan dapat menjadi cara untuk menaikkan berat badan. Namun, tidak berarti minum sebanyak-banyaknya hingga kenyang menjadi caranya. Kamu perlu mengetahui kapan air ini cukup untuk kamu konsumsi. Jadi, tidak kelebihan maupun kekurangan.
Jika kamu mengganggap bahwa olahraga secara rutin dapat meningkatkan risiko semakin rendahnya berat badan, nyatanya tidak demikian.
Uniknya, olahraga bisa menambah nafsu makan, sehingga asupan nutrisi dan kalori bisa meningkat. Olahraga secara rutin tidak hanya dilakukan untuk menurunkan berat badan, tetapi juga menambah berat badan.
Dengan melakukan ini, tubuh akan membentuk lebih banyak jaringan otot dan memotong kelebihan lemak. Rutin berolahraga ini juga harus dibarengi dengan pola makan yang sehat, jadi berat badan yang lebih ideal akan lebih mudah didapatkan.
Pada dasarnya obat penambah berat badan aman dikonsumsi jika sesuai dengan anjuran dokter dan diresepkan oleh dokter. Namun, jika mengkonsumsinya secara mandiri tanpa resep dokter, ini akan memicu efek samping yang tidak terduga. Cara menaikkan berat badan dengan ini juga tidak dianjurkan.
Obat penambah berat badan biasanya mengandung protein dan kreatin. Obat ini dapat memicu efek samping seperti perubahan mood, masalah ginjal, hingga pembengkakan hati.
Jika memang ingin mengonsumsi obat gemuk, pastikan obat penggemuk badan di apotik tersebut telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: